Site icon Berita Kota Makassar

SYL Tak Ingin Berpihak

GUBERNUR-SULSEL-SYAHRUL-YASIN-LIMPO

GUBERNUR-SULSEL-SYAHRUL-YASIN-LIMPO

MAKASSAR, BKM–Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan bila dirinya tidak ingin berpihak, apalagi sampai mendukung salah satu paslon di Pemilukada 9 Desember mendatang. “Saya ingin membawa daerah lebih bagus. Itulah tugas utama Gubernur,”ujar SYL menanggapi isu dukungannya di sejumlah daerah, usai mengikuti rapat paripurna DPRD Sulsel, Selasa (15/9) SYL menegaskan soal sikapnya selama ini tidak didramatisir. “Makanya Gubernur jangan turun. Saya harus tau diri. Dan itu komitmen saja selama ini,”ujar mantan Bupati Gowa dua periode ini.
Terkait jabatannya selaku Ketua Golkar Sulsel, SYL mengaku bila partainya sudah memiliki garis dan telah menentukan siapa yang pas menjadi pemimpin di setiap daerah. Saat ditanya dengan adanya tiga kader Golkar yang maju di Gowa, SYL berkelit. “Jangan dipertanjam, kasihan orang nanti,”pinta SYL tersenyum.
Konstalasi di 11 daerah, Golkar, Gerindra, Demokrat dan PAN mengklaim jagoannya unggul di hampir semua daerah. Untuk kabupaten Maros, Demokrat mengaku optimis menumbangkan jago PAN yang selama ini mengunggulkan paslon Hatta Rahman-Harmil Mattotorang (Hatita). Paslon petahana ini mulai terkejar oleh paslon Andi Husain Rasul-Sudirman (Hadir).
Sudirman mengaku optimis dengan berdasarkan hasil survei lembaga pendampingnya akan melewati elektabilitas Hatita pada Oktober nanti. “Kami targetkan bulan Oktober, survei kami bisa melebihi Incumbent,”ujarnya saat ditemui di Fraksi Demokrat DPRD Sulsel, kemarin.
Master Campaign Hadir, Akbar Endra menambahkan sudah memegang data dari dua lembaga survei yang ditunjuk. “Kami punya data dari LSI dan CRC dengan posisi mengancam posisi elektabilitas Incumbent Oktober nanti,”ujar Akbar.
Untuk debat kandidat di Maros, KPU akan menggelar 24 Oktober mendatang. Ketua KPU Maros Ali Hasan mengatakan meski kabupaten lain sudah ada yang menggelar debat, namun pihaknya mengaku tidak ingin terburu-buru menggelar debat. Apalagi, proses tahapan masih panjang dan kampanye baru berakhir pada 5 Desember nanti.
‘Kita punya banyak waktu sehingga persiapannya bisa lebih matang. Pekan ini kami baru mau rapat untuk menentukan panelisnya ada berapa, siapa saja panelisnya, moderatornya,” ujarnya. (ari/rif/c)

Exit mobile version