Site icon Berita Kota Makassar

Disuntik Rp10 M untuk jadi Pasar Modern

BKM/CHAIRIL DIBENAHI-Dalam waktu dekat, Pasar Panampu akan berubah wajah. PD Pasar Kota Makassar menyiapkan dana Rp 10 miliar untuk membangun ratusan lods. Wajah pasar juga akan dirubah menjadi modern.

BKM/CHAIRIL DIBENAHI-Dalam waktu dekat, Pasar Panampu akan berubah wajah. PD Pasar Kota Makassar menyiapkan dana Rp 10 miliar untuk membangun ratusan lods. Wajah pasar juga akan dirubah menjadi modern.

Meski tak pernah dibenahi secara total, namun perbaikan beberapa bangunan pasar kerap dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar. Itu dilakukan mengingat Pasar Pannampu dinilai menjadi roda penggerak perekonomian di wilayah Utara Makassar.

Laporan: Muh Yusuf-Rhryn-Arditha

Dirut PD Pasar Kota Makassar, Rusman Abutahir mengatakan, pembenahan atau perbaikan Pasar Pannampu senantiasa dilakukan. Namun pembenahan secara total belum dilaksanakan.
“Kalau perbaikan pasar sering dilakukan. Tahun ini kita melakukan pembongkaran di beberapa bagian Pasar Pannampu. Kami sudah melakukan pendataan lahan. Kita akan bangun Pasar Pannampu kembali dengan penataan yang lebih baik dan modern. Desain sudah ada dan anggarannya dari pendapatan pasar. Kalau rencana pembangunan Pasar Pannampu hingga selesai butuh Rp10 miliar. Hanya saja pembiayaan dilakukan bertahap,” kata Rusman.
Saat ini pedagang yang berjualan di sekitar Pasar Pannampu tetap dibiarkan sambil menunggu pembangunan rampung.
“Rencananya akan dibuat lods kering dan basah. Lods kering sebanyak 300 lods dan lods basah sebanyak 100 an lods,”terang Rusman.
Menurut Rusman, pembangunan Pasar Pannampu dilakukan sejak 1978, dan diambil alih pengelolaanya di PD Pasar pada tahun 1999.
“Kita juga sementara memperbaiki Pasar Panakkukang pascakebakaran 2012 lalu. Angarannya kurang lebuh Rp200 juta,” katanya.
Sementara itu, DPRD Makassar menilai Pemerintah Kota tidak serius dalam menata seluruh pasar tradisional di Makassar yang terlihat jorok serta kurang terawat.
Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Zaenal M Beta menegaskan, Pemkot seharusnya mempehatikan kondisi Pasar Pannampu yang kurang dirawat,.
“Saya melihat Pemkot tak bisa berkutik sekarang. Alasannya, dengan berbagai kendala anggaran dan sebagainya, sebaiknya pemkot cepat bertindak,”ujarnya.
Namun menurut Zaenal, kondisi yang terjadi di sejumlah pasar tradisional termasuk Pasar Pannampu ini merupakan Perusahaan Daerah (PD) Pasar yang dianggap bertanggung jawab yang tak mampu mengelola secara baik dan benar.
“Bagaimana tidak kondisinya tidak srmakain buruk karena masih belum ada Dirut PD Pasar yang terpilih sehingga penataan di sejumlah pasar masih kacau dan tidak teratur, ini sebenarnya menjadi tanggungjawab pemkot tapi mau buat apa kalau walikota sendiri belum menentukan siapa dirutnya,” kata dia.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Makassar, Fasruddin Rusli mengatakan, bukan hanya Pasar pannampu yang terlihat seperti itu. Ada empat pasar tradisional yang nasibnya sama.
Sebaiknya, Pasar Pannampu diupayakan sudah dibuatkan konsep pembangunan pasar modern. Sehingga lebih bersih dan tidak terlihat jorok. (b)

Exit mobile version