RASA gembira dan haru menyatu ketika 35 mahasiswa program investasi SDM seperempat abad Kabupaten Gowa yang kuliah di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Provinsi Jawa Timur dijenguk Kepala Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemuda Kabupaten Gowa, H Idris Faisal Kadir, Rabu (16/9).
Laporan: Saribulan
Bertemu di Hotel Arya Gajahyana Malang, para mahasiswa yang baru duduk di semester pertama itu terus mengucapkan terima kasih sambil menjabat tangan Kepala Dinas Dikordoa Gowa. Dalam kunjungan ini, turut hadir H Ichsan Yasin Limpo mantan Bupati Gowa sekaligus penggagas program tersebut.
Program Investasi SDM Seperempat Abad Gowa ini ke depannya diharapkan menjadi cikal bakal perbaikan mutu SDM generasi muda Kabupaten Gowa. Program yang dicanangkan setahun lalu dengan label dari Gowa untuk Indonesia ini, telah menjadi produk unggulan sektor pendidikan di Kabupaten Gowa. Karena itupun pemerintah Kabupaten Gowa berupaya agar program ini dapat diterima semua perguruan tinggi yang jadi sasaran setelah sejumlah perguruan tinggi baik dalam maupun luar Sulsel telah menjalin kerjasama itu antara lain ITN Malang, IPB Bogor, UGM Jogyakarta,UI Jakarta, UNM Makassar serta Unhas Makassar.
Pada pertemuan ini hadir pula Wakil Rektor Bidang II ITN Malang, Dr Yulianus Hutabarat, Direktur Pascasarjana ITN Malang, Prof Sutriyono dan Wakil Rektor Bidang III I Made Whardana.
Begitu kadis dan mantan bupati muncul di Jien Room hotel, para mahasiswa pun histeris. ”Kami senang karena kami dijenguk pak kadis dan pak mantan bupati. Mereka seperti orangtua kami,” ucap Fitrah Sahaja.
Saking inginnya melihat program ini berjalan sesuai harapannya, maka Ichsan Yasin Limpo pun menjenguk langsung dan bertatap muka dengan para mahasiswa yang sejak awal perekrutannya masuk ke ITN Malang, turut menguji langsung para mahasiswa selain test yang dilakukan pihak ITN Malang.
Program pembiayaan mahasiswa melalui APBD Gowa 2015 ini diharapkan mantan Bupati Gowa dua periode ini memastikan akan mengawal program ini dan menjamin kelancaran program ini hingga para mahasiswa tersebut menyelesaikan studi S-1 di ITN Malang dengan sempurna. Termasuk dalam hal pendanaan. Bahkan Ichsan Yasin Limpo juga menggaransi bahwa dirinya siap membiayai seluruh mahasiswa yang berprestasi Gowa dan yang ingin melanjutkan ke program pendidikan S-2 di ITN tersebut.
“Program ini adalah murni dari otak saya. Sehingga saya akan mengawal dan mudah-mudahan Anda (mahasiswa) tidak mengecewakan saya. Perjalanan menuju kesuksesan memang banyak godaan. Dan dengan program ini, anda sebagai orang pilihan dari Gowa mempunyai dua misi, yaitu membahagiakan orangtua dan meraih kesuksesan di masa depan,” jelasnya.
Ichsan Yasin Limpo juga berharap Pemkab Gowa bisa meningkatkan program ini untuk program S-3 (doktor). Untuk ITN, ada tiga mahasiswa Gowa yang berprestasi dan mampu meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,0.
Di kesempatan yang sama, Idris Faisal Kadir menambahkan bahwa program ini memiliki misi besar untuk Indonesia. Sehingga diharapkan program ini bisa terus berlanjut dan menjadi program siapapun yang akan memimpin Gowa ke depan. (*)