Site icon Berita Kota Makassar

Senin, Ramai Demo di DPRD Enrekang

ENREKANG, BKM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Enrekang dijadwalkan akan kedatangan tamu dalam jumlah banyak, Senin (21/9) mendatang. Mereka diagendakan menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat.
Yang pertama adalah kelompok massa yang memprotes mutasi terhadap Kepala SMAN 1 Anggeraja Mustafa. Pihak sekolah sudah melayangkan surat ke dewan terkait rencana aksi mereka.
Mutasi terhadap kepsek yang dilakukan belum lama ini, dinilai telah mengganggu kinerja dan jalannya proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Surat yang ditandatangani Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Anggeraja Ansar itu, meminta jadwal penerimaan aspirasi dari para guru dan masyarakat setempat.
Kepala Bagian Humas DPRD Enrekang Muslimin Ilyas yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/9) membenarkan jadwal penerimaan aspirasi para guru tersebut. ”Kemungkinan mereka diterima hari Senin (21/9),” ujarnya.
Ia menambahkan, permintaan penyampaian aspirasi tersebut telah disampaikan ke Ketua DPRD Enrekang H Banteng. Bahkan Ketua DPRD meminta agar segera dikomunikasikan dengan pihak yang terkait dalam persoalan mutasi tersebut.
“Pak Ketua sudah sampaikan disposisinya. Asisten III dan Kepala Dinas Pendidikan yang akan disampaikan agar menghadiri penyampaian aspirasi nantinya,” terangnya.
Selain itu, aspirasi dari para aktivis perempuan dan anak juga berencana akan mendatangi DPRD Enrekang, pada hari yang sama. Kedatangan mereka dari Lembaga Pemerhati Anak dan Perempuan (Paper) Enrekang dan beberapa lembaga lainnya yang tergabung dalam Gerakan Berbagi untuk Peduli itu terkait adanya pernyataan salah seorang pejabat Enrekang yang dinilai telah meresahkan kaum perempuan dan anak.
“Kelompok aktivis anak juga dijadwalkan hari Senin. Jadi padat kegiatan hari Senin,” kata Muslimin.
Sementara itu, Ketua DPRD Enrekang H Banteng yang dihubungi melalui telepon genggamnya, mengatakan pihaknya terus berupaya berbuat yang terbaik untuk warga. Termasuk menjembatani aspirasi warga yang saat ini mulai diperbincangkan.
“Jadwalnya insya Allah Senin. Kami fasilitasi aspirasi terkait pernyataan pejabat yang dinilai tidak relevan,” kata Banteng.
Dirinya juga tidak henti-hentinya menyampaikan agar semua stakeholder di Bumi Massenrempulu tetap mengambil peran masing-masing demi kemajuan daerah. Kesejahteraan masyarakatt bakal dapat terwujud jika semua stakeholder tetap menjaga Enrekang agar tetap kondusif.
“Yang terpenting, mari kita semua stakeholder, insan pers tetap menjaga Enrekang agar tetap kodusif,” tandasnya. (her/rus/c)

Exit mobile version