MAKALE, BKM–Program yang tertuang dalam visi misi mulai diadu dalam acara debat kandidat tiga paslon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, di gedung Sulo BPS Makale, Rabu (16/9).
Paslon nomor urut 1, Zadrak Tombeq-CH Jeane Tandirerung bicara soal kesehatan jika kelak terpilih. Menurutnya, pemerataan pelayanan kesehatan melalui pembangunan puskesmas harus diikuti dengan sektor pendidikan dan pembangunan infrastruktur jalan hingga kepelosok lembang.
Selain itu, pemerintah harus berani mendorong penambahan insentif bagi PNS agar etos kerja pejabat didaerah terpencil sama dengan yang dikota.
Sementara itu, paslon nomor urut 2, Nicodemus Biringkanae-Viktor Datuan Batara (Sangmaneta), ingin menjadikan Toraja unggul dan sejahtera serta akan memprioritaskan 22 pokok program. “Salah satunya memberi perhatian kepada tenaga kontrak menjadi PNS,”ujar Nicodemus.
Menurut mantan Kadis Koperasi Sulsel ini, perbaikan ekonomi masyarakat tidak luput perhatian Sangmaneta melalui penguatan dana bergulir kepada kelompok usaha produktif.
Adapun paslon nomor urut 3, Theofilus Allorerung-Yohanis Lintin Paembongan (Tonganmo) ingin membenahi tata kelola pemerintahan, kualitas layanan merata hingga ke pemerintahan lembang. “Birokrat hendaknya tanggap dengan persoalan yang dialami masyarakat,”ujar Theo.
Menurut petahana ini, selama lima tahun pembangunan infra struktur jalan anggarannya terbesar seperti di kecamatan Simbuang, Mappak dan Masanda, sebelumnya jarak tempuh hingga 6 jam.
Namun sekarang hanya butuh waktu 3 jam, sehingga memperpendek jarak tempuh ke-19 kecamatan.
Debat kandidat dipandu akademisi Unhas, Prof Dr Adi Suryadi Culla dan mendapat pengawalan yang ketat dari personil Polri Tana Toraja. (gus/rif/c)