MAKASSAR, BKM — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar tak ingin main-main dalam hal pemberantasan narkoba diwilayah hukumnya. Kapolda bahkan segera menelusuri indikasi keterlibatan oknum petugas yang santer dikabarkan ikut membekingi peredaran narkoba.
Salah satu yang menjadi fokus pihaknya, yakni pemberantasan peredaran narkoba di Jalan Sapiria, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Makassar. Meski sebelumnya ada upaya untuk melakukan pembersihan di lokasi tersebut, namun faktanya eksistensi peredaran narkoba masih saja berlangsung.
“Kami akan menindak tegas bagi para pelaku penyalagunaan narkoba, begitupun juga bila ada anggota nantinya yang terlibat menyalagunakan narkoba serta membekingi para bandar narkoba disana. Tentunya akan saya sanksi tegas, bahkan bisasa sampai dipecat bila terbukti bersala,” tegas Pudji kepada BKM, Jumat (25/9).
Kendati demikian, Pudji mengaku sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya bukti keterlibatan anggotanya membekingi bandar narkoba di Kampung Narkoba Sapiria.
“Saya justru mencari tau juga jika ada anggota polri yang terlibat bekingi bandar narkoba di Sapiria, maka tentu saya akan memproses secara hukum berdasarkan undang-undang narkoba dan juga akan memecat bila terbukti,”tegasnya lagi.
Pudji berharap kepada masyarakat untuk aktif memberikan informasi, jika menemukan adanya keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam kasus peredaran narkoba.
“Saya harap kepada teman-teman dan masyarakat apabila mendapati anggota polri terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, terlebih lagi yang membekingi para bandar narkoba, maka segera memberikan informasi kepada saya,” tukasnya.
Terpisah, Direktorat Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Azis Jamaluddin mengaku sejauh ini pihaknya belum mendapati oknum polisi maupun oknum TNI yang melakukan beking pada bandar narkoba di Kampung Sapiria.
“Kami dalam melakukan pemeriksaan kepada para tersangka yang telah kami amankan sejauh ini belum ada satupun oknum polisi dan TNI yang kami dapati membekingi para bandar di Sapiria atau di lokasi lainnya,” jelas Azis.
Azis mengungkapkan, saat pihaknya bersama tim yang melibatkan Propam Polri dan Den POM TNI dalam melakukan penggerebekan, juga tidak menemukan satu pun oknum yang terindikasi bermain dibalik peredaran narkoba Sapiria.
“Saat kami melakukan penggerebekan kami melibatkan Propam Polri dan Den POM TNI. Itu kami libatkan untuk menyerahkan lansung penanganannya jika ditemukan ada oknum anggota yang terlibat saat dilakukan penggerebekan,” tutup Azis. (ish-ril/b)
Kapolda Telusuri Oknum Polisi Pembeking Kampung Narkoba

Kapolda Telusuri Oknum Polisi Pembeking Kampung Narkoba