Site icon Berita Kota Makassar

Satpol PP Tingkatkan SDM Aparatur

DALAM rangka meningkatkan sumber daya manusia aparatur, Satpol PP Sulsel melaksanakan studi kerja SDM aparatur melalui Satuan Perlindungan Masyarakat ke Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan itu berlangsung 10-12 September.
Isu strategis pengembangan sumber daya manusia aparatur menjadi pilihan utama dengan melibatkan berbagai SKPD pemda kab/kota, antara lain dengan Kepala Satpol PP pemerintah setempat, Bappeda, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta aparat rumah sakit daerah Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan itu diharapkan mampu memberikan sinergi yang komunikatif dengan berbagai pihak di Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Pertemuan dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Pemprov Jawa Timur dipimpin Asisten IV dan dihadiri berbagai SKPD terkait yang erat hubungannya dengan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Pemda Jawa Timur.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara khusus juga belajar strategi menjadi negosiator tangguh yang selama ini menjadi andalan Pemprov Jawa Timur ketika terjadi aksi demonstrasi.
Strategi tersebut nantinya akan
diimplementasikan Satpol PP agar tercipta fungsi sistem hukum yang responsif untuk tumbuh dan berkembangnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui SOP. Utamanya pelaksanaan pemilukada serentak yang akan dilaksanakan 9 Desember 2015 mendatang yang demokratis dan berrintegritas.
Selain itu, rencana tindak lanjut lainnya yang diharapkan Pemprov Sulsel adalah tumbuh kembangnya kondisi kehidupan yang kondusif melalui keterlibatan Rumah Sakit Umum Dr. Saiful Anwar yang dipimpin Dr Budi Rahaju, MPH dua tahun lalu melalui program/kegiatan unggulan antara lain melibatkan satuan pengamanan rumah sakit dalam pengambilan keputusan sehingga keseluruhan aparatur rumah sakit merasa memiliki tanggung jawab dan mempunyai kemampuan penguasaan manajemen. Rumah sakit ini juga telah ditunjuk pemerintah pusat sebagai rumah sakit yang memberikan pelayanan bagi masyarakat yang iwanya terganggu akibat Pilkada dan rumah sakit ini juga telah banyak dikunjungi oleh pasien yang terganggu jiwanya akibat kekalahan berpolitik. Selanjutnya Rumah Sakit Saiful Anwar menjadi satu contoh yang baik dalam pelaksanaan pemungutan suara, dengan ditempatkannya berbagai bentuk TPS yang berada di lingkungan internal sebagai pelayanan terwujudnya sistem demokrasi yang mesra. Teristimewa aparat pengamanan rumah sakit dilibatkan dalam pelayanan UGD dengan pendekatan SOP. (rhm/war/c)

Exit mobile version