PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe di sela-sela acara groundbreaking pembangunan RSU Tipe B Plus mengatakan, keberadaan fasilitas kesehatan plus ini menjadi sumber ekonomi bari bagi warga Parepare.
Kehadiran RS ini berarti Parepare bukan lagi kota transit, melainkan kota tujuan. Dengan begitu, perputaran ekonomi semakin meningkat yang berdampak pada kesejahteaan masyarakat.
RSU Tipe B Plus ini akan menjadi ikon baru masyarakat kota Parepare. Sebab RSU ini menjadi rujukan dari 14 kabupaten/kota dan lintas Provinsi Sulbar.Dana yang diserap hingga pembangunan fisiknya rampung sekitar Rp250 miliar yang bersumber dari APBN.
“Tahap awal akan dimulai tahun ini. Dananya sekitar Rp41 miliar untuk menyelesaikan bangunan empat lantai. Tahun berikutnya dilanjutkan lagi, sehingga tahun 2017 pembangunan ini sudah rampung,” kata Taufan.
Menurut Taufan, bukan hanya pembangunan RS yang berlokasi di Tonrangen, Kecamatan Bacukiki Barat ini yang dipikirkan pemerintah. Tapi juga akses jalan flyover akan dibangun untuk memudahkan menjangkaunya.
Selain itu, juga adanya jalur kareta api antara Parepare-Makassar yang menempuh jarak satu jam. Termasuk membangun kuliner dan ruang terbuka hijau di lokasi RSU Tipe B plus.
“Masyarakat kota Parepare, khususnya Tonrangen akan merasakan dampak peningkatan kesejateraan,” kata Taufan.
Bahkan di RS ini disiapkan helikopter ambulance yang ditempatkan di bagian atas RS. (smr/rus/c)