MAJENE, BKM — Debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) Majene, Provinsi Sulbar akan berlangsung dalam 3 kali putaran. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majene menyatakan, pelayanan publik menjadi salah satu materi dalam debat tersebut.
Warga Majene berharap, debat akan mengedepankan kualitas, sehingga masyarakat pemilih akan betul-betul melihat calon yang layak dipilih.
Koordinator LSM Yanmarindo, Ikhsan Welly, kepada BKM, Minggu (27/9), mengatakan, para calon kepala dan wakil kepala daerah perlu diuji bagaimana konsepnya dalam membangun Majene 5 tahun ke depan. Konsep itu antara lain menyangkut hal-hal mendasar dalam pelayanan publik. Misalnya penyediaan air bersih, pelayanan kesehatan dan penyediaan armada pemadam kebakaran yang memadai.
”Konsep para calon harus kita gali bagaimana memenuhi hak-hak masyarakat. Termasuk penyediaan air bersih. Juga termasuk bagaimana memberi rasa aman dengan penyediaan armada pemadam kebakaran yang memadai,” kata Ikhsan.
Menurutnya, calon kepala daerah yang ideal dipilih adalah kandidat yang memahami ruang hidup rakyat. Terutama daya pulih keselamatan secara menyeluruh. Ikhsan mengaku siap menjadi panelis debat kandidat di KPUD Majene. Aktivis Forum Pemuda Pesisir Majene, Anto Suhanto juga mendorong agar debat kandidat yang akan digelar KPUD Majene menjadi ajang uji konsep, uji gagasan. Dimana, konsep dan janji yang disampaikan akan ditagih saat calon tersebut terpilih. (ala/mir/c)