JENEPONTO, BKM — Sungguh tragis nasib Bunga (13) (nama samaran). Kegadisannya direnggut paman sendiri (Sr) (45) sejak beberapa bulan lalu hingga melahirkan. Tindakan cabul sang paman baru diketahui setelah Bunga yang juga salah satu siswi di SMPN di Jeneponto sudah enam bulan tidak masuk sekolah.
Setelah pihak keluarga mencari tahu ternyata Bunga tengah berbadan dua dan baru saja melahirkan anak pertamanya. Yang lebih memalukan lagi karena pelaku cabul sendiri adalah paman Bunga sendiri.
”Saya langsung laporkan ke polisi setelah Bunga mengakui dicabuli pamannya Sr hingga hamil,” ujar Muh Said yang juga sepupu ipar pelaku saat ditemui di Mapolres Jeneponto, Selasa (29/9) usai melaporkan kejadian ini.
Muh Said menambahkan korban Bunga tinggal se rumah bersama tantenya yang tak lain adalah istri pelaku. Tapi bukan menjaganya justru menghamilinya hingga melahirkan. Tante Bunga mengaku sangat menyesalkan kejadian biadab ini. Apalagi tante Bunga merupakan saudara kandung isteri pelaku.
”Pelaku Sr sudah dilaporkan ke Polres Jeneponto dan diminta untuk dihukum seberat beratnya,” tegas Muh Said
Rekan korban yang juga teman kelas korban mengaku Bunga sudah enam bulan tidak masuk sekolah dengan alasan sakit. Tapi belakangan Bunga diketahui hamil hingga melahirkan. ”Saya sangat kaget mendengarnya lagi pula pelaku pencabulan adalah pamannya sendiri. Huu.. amit amit jabang bayi,” tandas Hamsina
Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Harisuwita mengatakan pelaku pencabulan Sr kini sudah berada di sel Polres Jeneponto untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya (krk/B)