JELANG Penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilukada Tana Toraja Jumat (2/10), KPU menggelar diskusi publik di Aula Gedung Gereja Toraja Wilayah III Makale Rabu (30/9). Diskusi dihadiri anggota KPU Sulsel Mardiana Rusli terlibat membahas jumlah DPS sebanyak 170.252. Dibanding DPT Pileg lalu, mengalami peningkatan kurang lebih 20 persen.
“Meski begitu, peroleh data pemilih akurat dan valid disetiap daerah KPU gunakan dua cara pemutahiran data yaitu manual dan Sistim Data Pemilih Indonesia (Sidali),”ujar Mardiana.
Menurut Mardiana, permasalahan sering ditemui KPU yakni terjadinya duplikasi data pemilih.
Demikian pula penduduk sudah meninggal dan pindah penduduk masih terdaftar dalam DPT, dan solusi ditempuh KPU dengan melakukan pemutahiran setelah pemilih didata ulang, dipasang stiker dirumahnya agar mudah diketahui dan lebih transparan pengelolaan data kependudukan.
Ketua KPU Toraja Rizal Randa menegaskan setiap pengaduan, akan dijawab pihak KPU.
Rizal juga menjamin integritas komisioner tidak digadaikan. “Jika ada yang terbukti berpihak silahkan dilapor,”tantang Rizal. (gus/rif/c)