RANTEPAO, BKM — Jajaran Kodim 1415 Tana Toraja akan melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Rano, awal Oktober ini. Kegiatan yang dilaksanakan, selain perintisan jalan, juga ada sosialisasi wawasan kebangsaan.
Hal itu disampaikan Komandan Kodim 1414 Tator Kol Inf Erwin Ferdinand Barends dalam coffe morning di kantornya, Senin (28/9). Hadir dalam coffe morning ini Kabag Humas Toraja Utara Fitra Rusdy.
Menurut Erwin, peran media sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan TMMD. Sebab setiap tahun hasil karya jurnalistiknya diperlombakan.
”Untuk di Kecamatan Rano, akan dilaksanakan perintisan jalan dan sosialisasi wawasan kebangsaan. Sementara di Toraja Utara, kegiatan TMMD membangun jembatan gantung di Kecamatan Denpina. Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Kurra, Tana Toraja,” jelasnya.
Jalan ke lokasi pembangunan jembatan gantung baja, kata Erwin Barends, sudah dilakukan perintisan yang merupakan kerja sama Pemkab Toraja dengan menggunakan alat berat.
Diakui Erwin Barends, personil TNI di Toraja cukup terbatas. Ada sembilan Koramil yang membawahi 40 kecamatan di dua kabupaten.
Meski begitu, hal tersebut tidak berpengaruh terhadap darma bakti TNI dalam pembangunan di Tana Toraja dan Toraja Utara, khususnya untuk sebuah perubahan dan kemajuan.
”Seiring dengan akan dilaksanakannya Pilkada di Tana Toraja dan Toraja Utara, dengan terbatasnya personel TNI, untuk menjangkau perkembangan informasi situasi politik, saya minta kerja sama dan koordinasi dengan teman-teman media,” imbuhnya.
Terkait dengan itu, Dandim bersama Polres akan memetakan wilayah aman dan rawan menjelang pemilukada. Partisipasi masyarakat dan media sangat dibutuhkan untuk mendapatkan informasi dan data yang lebih akurat. (gus/rus/c)