Site icon Berita Kota Makassar

Mahasiswa Otaki 26 Aksi Begal

MAKASSAR, BKM–Aparat Polrestabes Makassar menangkap Wendi (20) raja begal Makassar, Kamis (1/10) malam. Pria yang tercatat sebagai mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar ini mengaku sudah 26 kali mengotaki aksi begal bersama rekannya.
Wendi ditangkap polisi di rumahnya di Jalan Mannuruki. Selain Wendi, polisi juga meringkus Aga (15), rekan Wendi di Antang.
Dalam catatan kepolisian, Wendi dan Aga sudah puluhan kali melakukan aksi kejahatan jalanan di Makassar. Modus aksi mereka adalah dengan mengancam serta menodong korban menggunakan busur dan badik. Barang hasil kejahatan dijual kepada penadah dengan harga murah.
Penangkapan dua raja begal ini bermula dari hasil pengembangan penangkapan tiga tersangka narkoba. Kamis (1/10) malam, aparat Satuan Narkoba Polrestabes Makassar menggerebek sebuah rumah kos di Komplek Marinda, Jalan Veteran Selatan.
Di tempat itu, polisi mengamankan dua pria serta seorang wanita yang asyik pesta sabu-sabu. Ketiga tersangka masing-masing Hariyanto alias Anto, Afandi dan wanita bernama Ayu.
Dalam operasi tangkap tangan ini, polisi menyita barang bukti satu paket sabu, tiga bungkus plastik kosong dan dua bong. Saat ketiga tersangka hendak dibawa ke kantor polisi, mendadak dua pria berboncengan motor muncul di lokasi kejadian. Melihat kehadiran polisi, kedua pria itu bergegas melarikan diri.
Polisi yang curiga mengejar dan menangkap kedua pria tersebut. Ternyata, kedua pria yang masih duduk di bangku SMA itu adalah tersangka begal. Keduanya pun menyebut nama Wendi dan Aga sebagai pelaku begal.
Tidak mau kehilangan jejak, polisi menangkap Wendi dan Aga di rumahnya masing-masing.
Wakil Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Fajri, Jumat (2/10) membenarkan jika polisi berhasil mengamankan tiga tersangka narkoba yang sedang pesta sabu di sebuah rumah kos di Jalan Veteran Selatan. Menurut Fajri, dalam operasi itu, petugas juga mengamankan tersangka begal.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resort Kota Besar Makassar, Kombes Pol Rusli Hartono mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka Wendi dan Aga mengaku sudah 26 kali melakukan aksi begal. Aksi begal bukan hanya dilakukan di Makassar, tapi mereka juga pernah beraksi di Kabupaten Maros dan Gowa.
Rusli meminta kepada para orang tua agar melakukan pengawasan melekat kepada putra-putrinya yang masih berusia remaja.
”Jangan biarkan anak-anak berkeliaran hingga larut malam secara berkelompok tanpa alasan yang jelas. Orangtua harus berperan aktif membimbing anak-anak mereka,” katanya. (jul/cha/b)

Exit mobile version