JENEPONTO, BKM — Pembangunan Break Water Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jeneponto di Kampung Tanru-Kecamatan Binamu mendapat kucuran dana APBN TA 2015 senilai Rp.9.668.000.000,-
Pengawas Lapangan PT Arus Jaya Sayfri saat ditemuai BKM, Kamis (1/10) mengatakan pelaksana proyek PT Arus Jaya dan konsultan pengawas CV Widya Sarana dengan durasi waktu pelaksanaan 180 hari kerja atau masa berakhir pekerjaan 30 Desember mendatang. Sejauh ini volume pekerjan sudah mencapai 70 persen dan bagkan sudah bisa digunakan oleh masyarakat menambatkan perahunya. Perahu nelayan kata dia dipastikan aman dari terjangan ombak laut flores.
Syafri menambahkan PT Arus Jaya telah melakukan pekerjaan seperti sejak lama. Bahkan 40 Kabupaten/Kota di Indonesia Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jeneponto Muh Rizal Karaeng Ronggo melalui Sekretaris Dinas Syaiful Mustamu Karaeng Moncong mengatakan pembangunan break water ini sangat membantu masyarakat untuk menambatkan perahunya. Karena bisa melancarkan arus bongkar muat barang serta mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat petani nelayan karena sudah tersedia pelabuhan yang refresatatif untuk membongkar hasil tangkapannya tanpa was was lagi perahunya bakal terbalik dari terjangan ombak.
Ditambahkan Syaiful cara pekerjaan kontraktor sudah sangat bagus selain rapi juga kokoh. ”Kalau ada oknum tertentu yang menyoroti kinerja proyek ini itu sangat tidak beralasan. Ini sudah bagus kok cara kerjanya,” jelas Syaiful. (krk/c)