Site icon Berita Kota Makassar

Kebakaran Hutan di Mamasa Makin Meluas

MAMASA, BKM — Kebakaran hutan di Mamasa makin meluas. Ini merupakan kebakaran hutan terparah sepanjang sejarah terbentuknya Kabupaten Mamasa. Sebelumnya, kebakaran terjadi di kawasan hutan di Desa Balla Satanetean. Kebakaran itu telah merembet dan membakar sebagian Puskesmas Balla.
Namun api berhasil dipadamkan setelah petugas dari suku dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Mamasa terjun ke lokasi melakukan pemadaman. Kali ini, kebakaran terjadi di kawasan hutan di Desa Balla Barat. Tadius, warga Desa Balla Barat, kepada BKM, kemarin menuturkan, api muncul secara tiba-tiba pada Minggu (4/10) sekitar pukul 17.30 wita.
”Kami masyarakat Desa Balla Barat dikejutkan dengan munculnya kobaran api dari dalam hutan secara tiba-tiba. Si jago merah begitu cepat melahap hutan. Karena sejumlah dahan kayu pinus kering akibat musim kemaran berkepanjangan. Angin yang bertiup agak kencang membuat api dengan cepat merambat,” katanya.
Akibat kebakaran hutan di Desa Balla Barat, nyaris saja salah satu situs sejarah yang saat ini merupakan objek wisata favorit masyarakat Kabupaten Mamasa maupun dari luar Mamasa, yakni objek wisata Tedong-tedong, ikut dilalap si jago merah. Beruntung, ratusan warga Desa Balla Barat dipimpin Kepala Desa Balla Barat, Andarias, SSos, langsung turun ke lokasi kebakaran memadamkan kobaran api.
”Hanya sekita lima meter saja dari titik api, objek wisata Tedong-tedong sudah dilalap api,” kata Tadius.
Andarias, SSos, Kepala Desa Balla Barat ketika dihubungi BKM beberapa saat setelah berhasil memadamkan api, mengimbau kepada warganya untuk berhati-hati di rumah. Karena memang, banyak rumah warga Desa Balla Barat berada di lereng gunung yang memang sangat rawan dari api. Karena dikelilingi hutan pinus.
”Saya mengimbau kepada warga Desa Balla Barat untuk menjaga lingkungannya masing-masing dengan tidak sembarangan membakar hutan. Karena akibat yang ditimbulkan dari kebakaran hutan itu, nantinya juga akan kembali kepada masyarakat,” katanya. (dar/mir/b)

Exit mobile version