Site icon Berita Kota Makassar

“Rayya Bangunki Nak, Sini Nenek Gendong”

MAKASSAR, BKM — Proses pemakaman dua balita koran jatuhnya pesawat Aviastar, Rayya (3) dan Afif (1) menyita perhatian publik. Keduanya dimakamkan di samping kuburan ibunya Nurul Fatimah yang juga korban Aviastar di pemakaman keluarga Pekuburan Batangase, Kabupaten Maros, Kamis (8/10) dini hari. Sebelumnya, Nurul telah dikuburkan, Rabu (7/10).
Sebelumnya, kedatangan dua jenazah disambut isak tangis keluarga dan warga Jalan Sunu 2. Hj Fatimah, nenek Rayya dan Afif bahkan berkali-kali jatuh pingsan tatkala melihat dua peti jenazah cucunya dibawa masuk ke dalam rumah.
Saat siuman, Hj Fatimah kembali terisak. “Rayya bangunki nak, sini nenek gendong. Ayo bangun nak minum susuta,” kata Fatimah berlinang air mata.
Fatimah begitu sangat terpukul. Maklum, Rayya adalah cucu kesayangannya yang sejak lahir tinggal bersama nenek dan kakeknya. Muhajir, istri Fatimah berkali-kali menenangkan istrinya yang sangat syok.
“Tanggal 10 November nanti, Rayya rencananya akan berulang tahun dan neneknya ingin merayakannya dengan meriah,” ujar Muhajir.
Fendy (45), paman Nurul Fatimah kepada BKM mengungkapkan, dia sempat mengantar Nurul dan dua anaknya ke bandara. Saat hendak naik ke pesawat, Rayya dan Afif terus menagis. Saat di atas pesawat, Rayya bahkan sempat mengamuk dan meminta untuk turun. “Sebenarnya saat mereka berangkat kedua anak Nurul punya firasat,” kata Fendy.
Saat kedua jenazah hendak dibawa untuk dimakamkan, Fatimah lagi-lagi histeris. Dia bahkan menolak jenazah Rayya dibawa. “Janganki bawa cucuku, janganki pisahkanka sama cucuku. Pergimiki semua biarkan saya sama cucuku di sini,” ujar Fatimah dengan nada memelas. Namun setelah ditenangkan oleh keluarga dan tetangga, Fatimah pun akhirnya ikhlas.
Jenazah Rayya dan Afif dimakamkan tepat di samping makam Nurul Fatimah, ibunya. Rayya dimakamkan di samping kanan Ibunya sementara Afif di samping kiri. Usai pemakaman, Fatimah kembali terjatuh pingsan.

Jenazah Pilot ke Papua

Pada waktu yang hampir bersamaan, jenazah pilot Aviastar, Captain Afriadi dibawa ke Papua untuk diserahkan ke keluarganya, Kamis (8/10). Sebelum diterbangkan, jenazah Afriadi diserahterimakan lebih dulu oleh pihak manajemen Aviastar diwakili Direktur Produksi Aviastar Capt. Rachmad Nugroho dengan Risma, istri almarhum.
Penyerahan jenazah disaksikan pihak Otoritas Bandara Sultan Hasanuddin, Safruddin dan Agus Sasongko, Kapolsek Bandara, kru dan Karyawan PT Aviastar Mandiri. Jenazah korban diberangkatkan ke Jayapura, Papua bersama keluarga dengan menggunakan pesawat Batik Air. (ish/cha/b)

Exit mobile version