SINJAI, BKM — Jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Jewan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH), Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan. Kunker ini dalam rangka studi banding melihat pembibitan dan pengembangan Ayam Kampung Unggul Sinjai (AKUSI).
Rombongan DPKH Sumut melakukan kunjungan ke RRMC (Rulal Rearing Multiplication Centre) Lappada dan gedung hatchery/penetasan di kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Menurut drh Nurdin Efendi yang bertindak sebagai ketua rombongan, tujuan kedatangan mereka ke Kabupaten Sinjai untuk melihat bagaimana proses pembibitan dan pengembangan ayam AKUSI yang mereka sering baca di media. Selain itu, pihaknya juga mendapat rujukan dari pusat untuk daerah yang melakukan pengembangan ayam kampung.
Sekretaris DPKH Sinjai Irwan Suaib dalam sambutan penerimannya, menyampaikan bahwa sesuai visi dan misi Bupati Sinjai untuk bidang peternakan, upaya yang dilakukan adalah mengembangan ternak lokal dengan memanfaatkan teknologi modern dan lebih maju. Sehingga ke depan diharapkanmasyarakat dapat beternak ayam kampung yang dapat meningkatkan pendapatan ekonominya.
”Program pembibitan ayam AKUSI mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah, sehingga pada tahun 2014 kami membagikan 10 ribu ekor ayam AKUSI ke kelompok ternak secara gratis. Selain itu, sarana dan prasarana terus ditingkatkan untuk memenuhi permintaan DOC ayam AKUSI yang sampai sekarang harus antre untuk mendapatkannya,” terang Irwan. (din/rus/c)