Site icon Berita Kota Makassar

Kaca Mobil Dipecah, Rp80 Juta Dibawa Kabur

BARRU, BKM — Aksi pelaku pencurian dengan memecahkan kaca mobil kembali terjadi di Barru. Kali ini yang menjadi sasaran adalah Jamal (48), seorang wiraswasta asal Kampung Cilellang, Kecamatan Tanete Rilau.
Kejadiannya berlangsung, Senin (12/10) sekitar pukul 10.30 Wita. Mobil Toyota Innova milik korban dipecahkan kacanya oleh pelaku, yang kemudian berhasil membawa kabur uang Rp80 juta yang baru saja ditarik dari Bank BRI Cabang Barru.
Saat kejadian, korban masuk ke sebuah warung sop saudara. Uang yang baru diambilnya di bank, disimpan di jok kursi depan dalam mobil bernomor polisi DP 337 BR warna putih itu.
Usai makan, Jamal menuju mobilnya. Namun alangkah kagetnya ketika melihat kaca mobilnya sudah dalam kondisi pecah berantakan.
Iapun buru-buru memeriksa kendaraannya yang diparkir di depan Pasar Mattirowalie, Barru tersebut. Ternyata, uang yang disimpannya sudah tidak ada. Diapun langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Barru.
Kapolsek Barru Kompol Darwis yang dihubungi via handphone, kemarin membenarkan kejadian ini. Pihak polsek masih terus melakukan proses penyelidikan atas peristiwa itu.
“Kita belum bisa memastikan apakah korban sudah diikuti sejak berada di kantor BRI hingga menuju depan Pasar Sentral Mattirowalie. Karena saat kejadian korban sedang makan di warung sop saudara yang berlokasi depan pasar sentral. Pelapor masih dimintai keterangan untuk pengembangan penyelidikan,” jelas Darwis.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Barru AKP Nasri mengaku heran dengan rangkaian aksi pecah kaca mobil ini. Sebab baru saja pihaknya mengungkap kasus serupa di Garessi.
”Dari kasus pecah kaca mobil di Garessi, ada tiga pelaku yang ditangkap jajaran Polres Takalar. Ketiganya mengaku kalau mereka merupakan eksekutor aksi pecah kaca di depan Masjid Garessi,” jelas Nasri.
Dalam beberapa tahun terakhir, dalam wilayah Kota Barru hingga Kecamatan Tanete Rilau, telah beberapa kali terjadi aksi pecah kaca mobil. Di depan Masjid Agung sudah dua kali. Di Masjid Garessi dan Bottoe juga sering ada korban yang mengalami kejadian serupa. Terutama warga yang singgah di masjid untuk menunaikan salat. (udi/rus/b)

Exit mobile version