Site icon Berita Kota Makassar

Warga Tongke-tongke Tanam Pisang di Jalan

SINJAI, BKM — Pembangunan perluasan jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Sinjai dan Bulukumba tak kunjung dilanjutkan. Padahal warga sudah menyampaikan protes ke pemerintah setempat terkait proyek provinsi yang terkesan diterlantarkan.
Akibat tidak dilanjutkan pembangunan jalan, warga Dusun Benteng, Desa Tongke-tongke, Kecamatan Sinjai Timur menanam pohon pisang di tengah jalan. Warga dari beberapa desa yang dilalui proyek ini kesal, karena dalam kurun waktu dua bulan terakhir belum ada tanda-tanda proyek akan dilanjutkan.
”Kami menutup jalan, karena sudah capek menutup jendela dan pintu rapat-rapat agar debu tidak masuk ke dalam rumah,” ketus Ramli, warga Desa Tongke-tongke, kemarin.
Lukman, salah seorang aktivis di Sinjai mendesak Pemprov Sulsel agar melanjutkan pekerjaan jalan tersebut. Karena terbengkalainya proyek ini berdampak terhadap terganggunya kesehatan masyarakat. Mereka dipaksa menghirup debu yang berlebihan tiap hari di musim kemarau ini.
“Saya mendesak pemerintah provinsi agar tidak terkesan menganaktirikan daerah kami, karena kami ini juga bagian dari Provinsi Sulawesi Selatan. Kesehatan masyarakat dapat terganggu akibat terlalu banyak menghirup debu setiap hari. Apalagi ini musim kemarau, dimana masyarakat susah mendapatkan air bersih,” cetusnya.
Informasi yang diperoleh, proyek perluasan jalan yang menghubungkan dua kabupaten ini bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2015. Namun, papan proyeknya tidak diketahui terpasang dimana. Kuat dugaan pekerjaannya tidak sesuai bestek. (din/rus/b)

Exit mobile version