MAKASSAR, BKM–Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo menyempatkan waktu beberapa menit mengunjungi Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Kamis (15/10), siang.
Kunjungannya ke perusahaan yang dipimpin oleh adiknya Direktur Utama PDAM Makassar, Haris Yasin Limpo ini untuk melihat progres kinerja PDAM selama musim kemarau ini.
Kedatangan Syahrul ke PDAM Makassar, ternyata tidak direncanakan sesuai jadwal atau agenda protokoler Pemprov Sulsel setiap harinya. Kehadiran Syahrul ke PDAM, setelah melayat ke rumah duka Sekretaris Kota (Sekkot)Makassar Ibrahim Saleh, untuk memberikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Andi Maryam, ibunda dari Hj Andi Dewi Rahma yang juga istri Sekkot Makassar. Rumah dinas Sekkot Makassar berdekatan dengan kantor PDAM Makassar.
Kedatangan Syahrul ke perusahaan plat merah milik Pemkot Makassar ini dibenarkan, Haris Yasin Limpo. Menurut Haris di ruang kerjanya, di lantai 2 Kantor PDAM Makassar mengatakan, kunjungan Gubernur Sulsel hanya sebatas ajang silaturahim dan membantu memberikan masukan positif kepada seluruh Direksi PDAM Makassar agar kedepannya PDAM dapat lebih optimal di dalam memberikan pelayanan dan pasokan air bersih ke seluruh lapisan masyarakat Makassar.
“Kunjungan gubernur kita manfaatkan untuk menyampaikan beberapa hal terkait PDAM seperti kita memohon ke gubernur untuk meminjamkan akses dari Pariwisata untuk membangun instalasi PDAM. Termasuk kita juga memohon ke guberbur untuk mengizinkan PDAM menggunakan waduk tunggu yang berlokasi di daerah Antang, untuk memproses air bersih dari waduk tersebut,” kata Haris.
Haris menilai, jika waduk yang berlokasi di Antang tersebut dapat dimanfaatkan oleh PDAM maka pasokan air bersih untuk seluruh masyarakat bisa teratasi, khususnya wilayah yang kekurangan air bersih di wilayah utara kota.
“Kita lagi kekurangan air baku, sedangkan air yang ada di waduk tunggu yang dikelola balai bisa dimanfaatkan oleh PDAM karena debit airnya banyak,” jelasnya.(arf/war/c)