PASANGKAYU, BKM — Tim gabungan Polres Mamuju Utara (Matra), Provinsi Sulawesi Barat, berhasil mengungkap pelaku pembuang mayat laki-laki tanpa busana yang ditemukan warga di Dusun Bukit Harapan, Desa Kariang, Kecamatan Tikke Raya, Sabtu (10/10). Usai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, polisi dari Mapolres Mamuju Utara langsung melakukan pengejaran kepada dua pelaku yang juga warga Desa Lariang yang belakangan diketahui bernama Muliadi dan Suardi.
Kedua pelaku yang diterlibat kasus pembuangan mayat tanpa identitas tersebut diketahui mengkonsumsi miras oplosan dan pil boje bersama-sama dengan korban. Pembunuhan tersebut terjadi secara tidak sengaja dilakukan kedua tersangka. Pasalnya, korban yang bernama Wandra tersebut dengan kedua pelaku Muliadi dan Suardi adalah sopir dan karnet.
Ketiganya mengangkut material batu gunung dari tambang galian c yang berada di Dusun Bukit Harapan ke sebuah proyek. Setelah ketiganya usai mengisi muatan material batu gunung ke atas mobil, korban dan tersangka kemudian beristirahat. Selanjutnya, tersangka dan korban kemudian mengkonsumsi miras oplosan dan pil boje saat beristirahat.
Setelah ketiganya usai mengkonsumsi miras dan pil boje, ketiga kemudian beristirahat sambil baring-baring. Korban yang kemudian beristirahat dan ketiduran di bawah kolong mobil truk bermuatan batu gunung. Selang beberapa saat kemudian, Muliadi dan Suardi kemudian menaiki mobilnya dan langsung mundur. Pada saat itu, korban langsung terlindas mobil truk dan langsung tewas di tempat.
Melihat korban Wandra sudah tidak bernyawa, keduanya kemudian panik dan menaikkan korban ke atas mobil truk. Dalam keadaan panik, kedua pelaku kemudian menelanjangi korban, karena korban mengeluarkan kotoran. Kedua pelaku kemudian membawa korban keluar dari lokasi tambang galian c untuk membuang ayat tersebut.
Karena tak menggunakan busana dan tanpa identitas, korban sempat tak dikenali warga sekitar. Tak hanya itu, orangtua korban pun sempat tak mengenali korban yang sudah terbujur kaku. (ala/mir/c)