RANTEPAO, BKM — Sebuah mobil minibus Toyota Avanza warna silver mengalami kejadian nahas. Mobil bernomor polisi DD 145 NI ini terjun ke sungai di di Buntu Buaya, dekat Kafe Delpiero, Kecamatan Kesu`, Toraja Utara, Kamis (15/10) sekitar pukul 23.00 Wita.
Diduga, kejadian ini disebabkan oleh sopir bernama Gabriel bersama rekannya Wilmansyah out control. Akibatnya, mobil jatuh ke Sungai Sa’dan sedalam sekitar 10 meter.
Saat kejadian di poros Makale-Rantepao ini, mobil yang dikemudikan Gabriel melaju dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba saja kendaraan keluar dari jalur hingga menambark pot bunga yang tebruat dari beton. Akibatnya, ban depan bagian kanan pecah, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Sopir hanya mengalami luka lecet dan dilarikan RS Elim Rantepao untuk mendapatkan perawatan.
Sementara mobil Avanza mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Kaca depan serta samping semua pecah. Kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai puluhan juta.
Kasat Lantas Polres Tana Toraja AKP Andi Muh Zakir, kemarin mengonfirmasikan, sebelum kecelakaan mobil nahas tersebut melaju kencang dari arah Makale. ”Setelah melewati tikungan kanan dan penurunan, sopir yang diduga di bawah pengaruh minuman beralkohol, tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga menabrak pot bunga, kemudian jatuh kesungai,” jelas Andi Zakir.
Mobil kemudian dievakuasi oleh pemiliknya ke pinggir sawah dengan menggunakan derek mobil hardtop milik Tolo`, aktivis FKPPI. Proses evakuasi berhasil dilakukan setelah puluhan warga turut membantu.
Dikatakan Tolo`, mobil nahas milik warga Rantepao tersebut masih dicicil di salah satu show room di Makassar dan masih jadi tanggungan asuransi. ”Sehingga kemungkinan besar akan diganti mobil baru,” ujar Tolo`. (gus/rus/b)