Site icon Berita Kota Makassar

SYL Akui Keberhasilan Anwar

MAMUJU, BKM — Untuk memajukan wilayah di Pulau Sulawesi, maka para gubernur di Sulawesi ini harus memperkuat kerjasama yang baik. Karena tidak ada pemerintahan yang dicapai ketika tidak dilakukan kerjasama yang baik. ”Untuk memajukan wilayah Sulawesi baik di ASEAN maupun secara global,” kata Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, di sela-sela acara pertemuan BKPRS wilayah Sulawesi di ballroom Hotel D’Maleo Mamuju, Rabu (14/10).
Syahrul mengatakan, selama dua periode memimpin Provinsi Sulbar, Anwar Adnan Saleh yang juga Ketua BKPRS wilayah Sulawesi, juga telah menunjukkan suatu prestasi dalam memajukan daerahnya. ”Keberhasilan ini dicapai Anwar karena ia secara serius terus memikirkan kepentingan rakyatnya. Ia juga tidak main-main dalam memimpin Sulbar. Hal itulah yang dimiliki Anwar Adnan Saleh dalam melaksanakan pemerintahan di daerah ini. Anwar lebih mendahulukan sinergi dalam menjalankan roda pemerintahannya. Pertumbuhan ekonomi Sulbar yang cukup signifikan, tidak tidak terlepas dari sinergitas yang dilakukannya,” puji Syahrul Yasin Limpo yang akrab disapa SYL.
Dengan pertemuan ini, tambah SYL, maka para gubernur, walikota, dan bupati yang ada di Sulawesi ini, ke depannya dapat lebih maju lagi. Bahkan, ia mengharapkan kesejahteraan rakyat dapat lebih dikedepankan. Utamanya masyarakat nelayan yang ada. ”Karena kawasan kita di wilayah Sulawesi ini memiliki potensi laut yang cukup luas dan panjang. Sehingga kalau ini diberdayakan pada masyarakat nelayan, misalnya dengan memberi bantuan kredit, maka masyarakat nelayan yang ada di wilayah Sulawesi ini akan mampu mensejahterakan rakyat di wilayah Sulawesi ini,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, SYL juga menyinggung tentang swasembada pangan dan cadangan energi yang dimiliki Sulbar. Menurut SYL, kalau potensi khususnya energi ini didorong dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, tentu akan memberi manfaat tidak saja kepada daerah tapi juga masyarakat.
””Potensi tambang dan energi harus dapat kita perjuangkan. Utamanya diberikan kepada pemilik wilayah. Sehingga wilayah yang memiliki potensi sumber energi itu akan merasakannya, terutama masyarakatnya. Jangan energi atau tambang itu dikeruk tapi nanti yang jatuh miskin adalah wilayah dan masyarakat yang memiliki potensi tambang itu. Utamanya yang ada di Provinsi Sulbar. Langkah yang kita kedepankan adalah dapat mempertahankan dan menjaga sumber energi yang ada,” papar SYL di hadapan Dirjen Bandara Kementerian Perhubungan RI, Agus. (ala/mir/c)

Exit mobile version