TAKALAR, BKM — Puluhan pemuda yang tergabung dalam Takalar Comunity menggelar aksi sosial penggalangan dana untuk membantu pengobatan bayi penderita hydrochepalus (pembengkakan otak), Rafisa.
“Selama dua pekan kami berhasil menggalang dana sebesar 8 Juta, terakhir kami setor langsung keBRI cabang Takalar Rp360 Ribu. Kami berharap dana yang diterima orang tua Rafisa dapat memungkin pengobatan biaya rumah sakitnya,” Kata Rusdi, Ketua Takalar Community, Minggu (18/10).
Keluarga bayi penderita hydrochepalus tergolong keluarga tidak mampu. Kedua orang tua malang tersebut, tak henti-hentinya meneteskan air mata atas yang dilakukan Takalar Communty atas penggalangan dana tersebut.
Orang tua Rafisa mengatakan, bahwa bantuan berupa biaya pengobatan anaknya merupakan bantuan yang tidak terhingga nilainya.
“Kami sendiri tidak mampu mengumpulkan uang sebesar itu untuk membiayai pengobatan anak kami. Semoga apa yang telah dilakukan Pemuda Takalar mendapat pahala dan berkah yang sebesar-besarnya dari Allah S.W.T,” tutur kedua orang tua, Rafisa, sembari meneteskan air mata.
Diketahui, Rafisa sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit H Padjonga Daeng Ngalle beberapa hari, namun karena keterbatasan tenaga dan peralatan, Rafisa akhirnya dirujuk ke rumah sakit Labuang Baji, Makassar.
“Rafisa akan dirujuk kerumah sakit Labuang Baji, karena fasilitas disini belum lengkap untuk mengobati penyakit hydrochepalus,” kata Jamaris, Humas Rumkit Takalar. (ari-ril/c)