LUWU, BKM — Bupati Luwu Andi Mudzakkar kembali melakukan mutasi, Jumat (16/10). Pergeseran yang menyentuh hampir seluruh SKPD maupun lingkup sekretariat, dilaksanakan setelah hal serupa dilakukan empat bulan lalu.
Pelantikan 118 pejabat eselon II, III dan IV yang terkena mutasi kali ini molor hingga beberapa jam lamanya. Mereka baru dilantik dan diambil sumpahnya pada pukul 17.45 Wita. Hadir Wakil Bupati Amru Saher, Sekka Syaiful Alam serta pimpinan SKPD.
Untuk posisi eselon II, mereka yang dilantik adalah Lukman P yang didefinitifkan menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Sebelumnya, ia menduduki posisi ini sebagai pelaksana tugas (plt), setelah lowong ditinggalkan pejabat lama Andi Muzakkir.
Pejabat lain yang dilantik, yakni Sofyan Tarim yang selama ini menjabat Kepala Bidang Tata Ruang, dipromosikan menjadi Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) menggantikan Jihad Syarifudin, yang dilantik sebagai Staf Ahli Bupati.
Sementara Ais Saputra yang selama ini sebagai ajudan Bupati Luwu, dalam mutasi kemarin dilantik menjabat Kepala Bidang Sosial Budaya di kantor Bappeda Luwu.
Pejabat lainnya yang dilantik dan dipromosi yakni Mustafa Latif. Ia menjabat sebagai Sekeertaris Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), H Alimuddin sebagai Kabid Pelaporan dan Akuntansi di DPKAD menggantikan Mahyudin, yang dimutasi menjadi Kabag Kerja Sama lingkup sekretariat. Sedangkan Mansur Samani di lantik pada jabatan Sekretaris BP3M Luwu .
Untuk posisi camat, Tandi Raja yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Bastem, digeser menjadi Camat Bua. Ia menggantikan posisi Rahman Mandaria, yang digeser menjadi Camat Ponrang.
Posisi Camat Ponrang sebelumnya ditempati Nur Becce. Dalam mutasi kali ini, Nur ecce digeser ke posisi Kepala Bidang Perundang-undangan. Ia menggantikan posisi Buhari yang dipromosi menjadi Sekretaris Kesbangpol dan Linmas.
Pejabat lainnya yang dipromosi, yakni Amir Saleng menjabat Camat Bastem mengisi posisi yang di tinggalkan Tandi Raja. Amir sebelumnya menjabat Lurah Sabe.
Sedang Johan Daido yang semula menjabat Camat Bajo, digeser menjadi Camat Belopa. Ia menggantikan Aminullah yang dimutasi sebagai Kabag Pemerintahan pada mutasi sebelumnya.
Di Bagian Humas, Nur Saleh dilantik menjadi Kasubag. Sementara Rini Saputri menjabat Kasubag Perencanaan di DPKAD.
Yang mengundang perhatian dalam mutasi kali ini adalah sikap yang ditunjukkan Rahman Mandaria. Ia sebelumnya menjabat sebagai Camat Bua, dan digeser menjadi Camat Ponrang menggantikan Nur Becce.
Tampaknya, Rahman kecewa dengan pergeserannya ini. Buktinya, ia yang tampak terlihat di sekitar Press Room yang menjadi tempat acara pelantikan, tiba-tiba menghilang setelah mengetahui dirinya digeser menjadi Camat Ponrang.
Mendengar namanya menjadi camat lagi di daerah lain, wajah Rahman Mandaria nampak memerah. Informasi yang berkembang, Rahman Mandaria mengincar jabatan satu level di atas jabatan camat. Akhirnya, dia memilih melampiaskan kekecewaannya dengan tidak masuk ke dalam ruang pelantikan.
Mengetahui ada pejabat yang kecewa atas mutasi ini, Bupati Andi Mudzakkar menegaskan bahwa inilah risiko sebagai pejabat dan selaku abdi negara. Menurutnya, jika ada seorang pejabat dinonjobkan, itu merupakan hal yang biasa.
”Tapi bagia saya, dalam mutasi kali ini tidak ada yang dirugikan. Semua mendapat porsi jabatan yang seimbang. Tapi kalau masih ada yang kecewa, ya bersabar saja. Tentu akan ada evaluasi selanjutnya,” kata Cakka di hadapan pejabat yang dilantik.
Di akhir sambutannya, Cakka memohon doa sebab dirinya akan meninggalkan Kabupaten Luwu selama sebulan guna mengikuti pendidikan lanjutan jejang pimpinan dalam jabatan bupati di Jakarta. Berdasarkan aturan, dirinya telah menandatangani SK penyerahan wewenang dan tanggung jawab sebagai pelaksana tugas bupati kepada Wakil Bupati Amru Saher. (wan/rus/b)