MAKASSAR, BKM — Proyek jalan lingkar luar atau bypass Mamminasata segera dikerjakan tahun ini. Menurut jadwal, 24 Oktober, kontraktor pemenang tender sudah harus melakukan penandatanganan kontrak pekerjaan.
Sebelumnya, pemerintah pusat telah mengucurkan anggaran sebesar Rp45 miliar untuk proyek jalan menghubungkan Kabupaten Maros dan Gowa ini.
Anggaran itu dialokasikan untuk pengerjaan jalan sepanjang 13,7 kilometer yang saat ini sementara proses tender di pusat.
Menurut Plt Kadis Bina Marga, Andi Hasdullah, menegaskan, saat ini, pihaknya terus mengupayakan penyelesaian pembebasan lahan.
Dari hasil pendataan, sekitar 500 bidang tanah harus dibebaskan untuk menghadirkan jalan sepanjang 13,7 km tersebut.
“Untuk pembebasan lahan, Pemprov Sulsel menyiapkan Rp50 miliar dari APBD. Pusat juga menyiapkan Rp100 miliar dalam APBN-P,” jelas Andi Hasdullah.
Dia menegaskan, pihaknya saat ini masuk tahapan menerim komplain dari para pemilik lahan. Jika dalam waktu sepekan tidak ada yang protes, maka tahap pembebasan lahan memasuki proses appraisal.
Pemprov menargetkan pembebasan lahan bisa selesai akhir bulan ini sehingga bulan depan, pekerjaan sudah bisa berjalan.
Proyek Bypass Mamminasata sangat penting untuk diwujudkan. Selain membuka akses baru, jalan sepanjang 48,1 kilometer ini akan membuka pemukiman baru.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo punya keingian besar untuk segera mewujudkan proyek jalan ini. Menurutnya, ini akan membuka peluang kawasan ekonomi baru Sulsel, khususnya di wilayah Mamminasata.
Bertepatan dengan HUT Sulsel, 19 Oktober, menurut rencana, akan dilakukan launching pembangunan jalan tersebut. (rhm/war/c)