LUWU, BKM — Kapolres Luwu AKBP Adex Yudiswan kembali datang ke Dusun Gamaru, Desa Ulu Salu, Kecamatan Latimojong. Tidak jauh dari tempat ini, pada 5 Oktober lalu bangkai pesawat Aviastar bersama seluruh penumpangnya yang sudah meninggal dunia, ditemukan.
Adex ke Gamaru dengan mengajak sejumlah wartawan cetak dan elektronik serta jajaran Polres Luwu. Tujuannya untuk lebih merajut silaturahmi dengan warga setempat. Adex bahkan memboyong peralatan elekton guna menghibur masyarakat di daerah ini.
“Saya selaku Kapolres Luwu memiliki hubungan emosional dengan warga Dusun Gamaru. Sebab jika tidak ada bantuan masyarakat Gamaru, sangat sulit bagi kami tim Polres Luwu yang saat itu sedang melakukan pencarian di medan terjal kawasan lembah Bajaja untuk menemukan lokasi jatuhnya pesawat Aviastar,” terang Adex.
Diakui, banyak warga Gamaru yang direkrut dan masuk tim darat Polres Luwu dalam upaya pencarian Aviastar. Bahkan beberapa keterangan warga diolah oleh tim Intelkam Polres Luwu. Selain itu, diantara mereka ada yang bertindak sebagai penunjuk jalan saat tim bergerak ke lembah terjal pegunungan Bajaja.
Menyadari keterlibatan warga Hamaru yang cukup besar, perwira dengan dua melati di pundaknya itu, berencana untuk membangun tuga di Gamaru. Tugu ini nantinya akan menjadi tanda adanya jalinan kerja sama yang erat antara Polres Luwu dan warga Gamaru dalam pencarian jatuhnya pesawat Aviastar saat terbang dari Bandara Masamba menuju Makassar, Jumat, 2 Oktober 2015 sore.
Sementara Tunas, warga Dusun Gamaru yang menjadi saksi mata saat Aviastar melintas di langit Gamaru lalu kemudian mengalami kecelakaan, memberi apresiasi terhadap Kapolres Luwu.
”Saya salah satu warga yang ikut dengan tim pencarian pesawat Aviastar bersama dengan Pak Kapolres. Banyak suka dan duka kami alami. Saya harus akui bahwa semangat Pak Kapolres lah yang memompa semangat tim sehingga pesawat itu bisa ditemukan,” tutur Tunas. (wan/rus/b)