Site icon Berita Kota Makassar

Subuh Membara di Cakalang, 60 Rumah Hangus

BKM/CHAIRIL-HAMZAH BASO KEBAKARAN - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Cakalang, Jumat (23/10) pagi. Sebanyak 60 rumah ludes.

BKM/CHAIRIL-HAMZAH BASO KEBAKARAN - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Cakalang, Jumat (23/10) pagi. Sebanyak 60 rumah ludes.

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 60 unit rumah di RW 5 dan RW 7, Jalan Cakalang, Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujungtanah, musnah terbakar, Jumat (23/10) pagi. Musibah ini mengakibatkan 81 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Adapun 60 rumah yang ludes terbakar, 13 rumah terletak di Jalan Cakalang V, dengan 13 Kepala Keluarga (KK), 38 rumah di Jalan Cakalang VII dengan 59 KK dan 9 rumah di Lorong 167 dengan 18 KK.
Selain 60 rumah yang terbakar, ada tujuh rumah yang terpaksa dirusak untuk menerobos dan memadamkan sumber api.
Informasi yang dihimpun BKM di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyebutkan, asal mula api diduga kuat berasal dari arus pendek listrik di rumah Daeng Patta di Jalan Cakalang VII.
Warga baru sadar setelah api membesar. Saat kebakaran, sebagian warga sementara bangun untuk salat subuh. Tiba-tiba kobaran api di rumah Daeng Patta membesar dan menjalar ke rumah-rumah warga di sekitarnya. Kobaran api yang semakin sulit dikuasai membuat warga geger. Rumah berpetak-petak yang ada di dalam lorong semakin memicu kobaran api.
Hanya dalam hitungan menit, 60 rumah warga ludes terbakar.
Ketua RW setempat, H Hasim mengungkapkan, saat terjadi kebakaran sebagian warga masih terlelap. Akibatnya, warga panik dan banyak yang tak sempat menyelamatkan barang berharga mereka.
Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran Kota Makassar yang tiba di lokasi kejadian dibuat kesulitan dengan akses jalan masuk yang sempit. Petugas akhirnya masuk melalui Jalan Cakalang V dan Jalan Cakalang VII lalu menarik selang masuk ke lorong.
Aparat Polsek Ujungtanah dan Polres Pelabuhan yang tiba di lokasi langsung memasang garis police line. Sejumlah sampel diambil Tim Labfor untuk diselidiki.
Lurah Totaka, Kecamatan Ujungtanah Syarifuddin mengatakan, jumlah rumah yang terbakar sebanyak 60 rumah dan 7 rumah dirusak warga.
“Saya sudah laporkan ke Walikota Makassar dan Dinas Sosial serta instansi. Saat ini korban kebakaran sebagian besar mengungsi di rumah keluarga, tetangga dan sebagian lagi di posko kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kerugian materil masih dihitung. Saya harap Dinas Sosial dan dinas terkait agar membangun dapur umum dan menampung bantuan dari dermawan,” katanya. (jul/cha/b)

Exit mobile version