DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengkritisi terkait ketidakharmonisan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar dan Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, sehingga menghambat kinerja di Disdikbud.
Dewan meminta Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk turun tangan memperbaiki hubungan keduanya.
Anggota Komisi D DPRD Makassar, Mario David, mengatakan, dalam rangka mendorong pencapaian visi-misi Kota Makassar dua kali tambah baik termaksud dari bidang pendidikan, wali kota sebaiknya mengevaluasi seluruh pejabatnya apakah mereka bisa menjalin kerjasama yang baik dengan stafnya.
“Kita harap seluruh kepala SKPD bisa bekerjasama dengan baik dalam satu rumah antara sekretaris serta stafnya. Begitupun sebaliknya sekretaris dan staf bisa menghormati kadisnya. Kalau ini tidak berjalan, maka bisa saja kinerja SKPD akan terganggu,” ujar Mario David.
Selain itu, Mario juga menuturkan bahwa secara logis jika hubungan Kadis dan Sekretaris tidak akur akan berdampak terhadap penurunan kinerja, karena mereka yang memotori Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar tersebut dan maju-mundurnya kinerja berada di tangan mereka berdua.
Sementara itu, Sekertaris Komisi D DPRD Kota Makassar, Hamzah Hamid turut menambahkan, jangan sampai ketidakharmonisan antara Kadis dan Sekretaris di Dinas Pendidikan betul terjadi. Ini dapat membuktikan ketidakmampuan mereka menjalin hubungan kerjasama untuk menyelesaikan suatu program atau kegiatan yang sudah diamanahkan Pemerintah Kota Makassar.
Selain itu, pendidikan merupakan salah satu program pemerintah yang harus disukseskan, karena pendidikan faktor penentu kemajuan suatu daerah.
Hal yang sama juga disampaikan anggota Komisi D DPRD Makassar, Iqbal Djalil. Iqbal mengatakan, kerjasama merupakan faktor penentu untuk mencapai suatu target yang telah ditetapkan, makanya tidak akan berjalan program tersebut apabila tidak ada kerjasama yang baik antara pimpinan dengan jajarannya.(arf-ita/war/c)