MAKASSAR, BKM–Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) terus merampungkan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb-1), yang dilakukan sedikitnya enam KPUD Selasa (27/1). Keenam KPUD yakni kabupaten Gowa, Pangkep, Bulukumba, Luwu Utara, Luwu Timur dan Soppeng.
Kabupaten Pangkep total DPTb1 mencapai 190 orang terdiri dari laki-laki sebanyak 97 orang dan perempuan 93 orang. Gowa mencapai 590 orang dengan rincian laki-laki 299 orang dan perempuan 291 orang. Untuk Bulukumba, calon pemilih laki-laki yang masuk DPTb-1 sebanyak 174 orang dan perempuan 155 orang, dengan total 329 orang. Selanjutnya di Kabupaten Luwu Utara totalnya 314 orang.
Adapun di Kabupaten Luwu Timur, pemilih tambahan berjenis kelamin laki-laki hanya 105 orang sementara perempuan 115 orang. Jadi total 220 orang.
Di Soppeng, pemilih bertambah 282 orang. dengan adanya tambahan tersebut, maka DPT Soppeng menjadi 180.040 orang dari DPT awal sebanyak 179.758 orang.
Ketua KPU Soppeng, Amrayadi mengatakan tambahan tersebut tersebar dari beberapa TPS di Soppeng. Namun dari 503 TPS tidak semuanya ada tambahan pemilihnya.“Tambahan tersebut karena pro aktif masyarakat dan kerja PPS di lapangan. Dari 503 TPS tidak semuanya ada tambahan pemilihnya,”kata Amrayadi.
Sementara Kabupaten Maros, Toraja Utara, baru menggelar pleno sekitar pukul 16.00 sore kemarin.
Komisioner KPUD Kabupaten Gowa, Muhtar Muis menyatakan, masuknya data
DPTb-1 otomatis memastikan jumlah pemilih Pilkada bertambah. Adapun DPT sebelumnya sudah tidak bisa diubah jumlahnya. “Tapi kalau ada ditemukan pemilih ganda ataupun tidak memenuhi syarat
(TMS), maka undangannya langsung kami tahan. Jadi jumlah DPT tidak berubah, baik itu berkurang atau bertambah,” tegasnya.
Hal senada diutarakan Ketua KPUD Kabupaten Luwu Utara, Suprianto saat dihubungi terpisah. Menurutnya jumlah DPT tidak bisa diubah lagi. “Paling kami menahan panggilan C6 kalau ada ditemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat,” ujarnya.
Sementara Ketua KPUD Kabupaten Selayar, Hasiruddin mengaku menunda pleno penetapan DPTb-1 lantaran masih ada empat kecamatan di pulau yang belum memasukkan data rekapitulasinya.
Khusus Kabupaten Tana Toraja dan Selayar, KPUD setempat baru menggelar pleno Rabu (28/10) hari ini. (fir-gus/rif/c)