Site icon Berita Kota Makassar

Warga ‘Tumpah’ Sambut Kedatangan Nur dan Hatta

MALILI, BKM –Ribuan warga Kecamatan Burau berdesak desakan menyambut kedatangan calon Bupati Luwu Timur, Nur Husain di desa Lambarese, Senin (26/10).
Masyarakat berlomba ingin menyalami pasangan Esra Lamban yang datang bersama mantan Bupati Lutim dua periode, Andi Hatta Marakarma dan tokoh pemekaran Lutim Sartian Umar dengan mengenakan kemeja bertuliskan Andi Hatta Family.
Selain itu, mantan anggota DPRD Lutim, Andi Saukani dan beberapa tokoh lainnya juga hadir.
Dalam orasinya, Andi Hatta yang juga Ketua Golkar Lutim membakar semangat warga bila seluruh ilmu politik yang dimiliki dalam rangka pembangunan dan mensejahterakan masyarakat sudah diserahkan ke Nur dan Esra.
Sehingga, kata Andi Hatta, paslon Nur-Esra sudah tidak lagi diragukan kepemimpinannya. “Nur Husain sudah banyak belajar dari saya, saya punya keyakinan kalau saya tidak salah pilih nomor 1 saja,” ungkap Hatta disambut tepuk tangan meriah.
Hatta juga menitipkan sejumlah program pembangunan yang belum tersentuh untuk dilanjutkan kepada paslon bertagline “Kekuatan Rakyat” itu. “Saya titip program ini, masih banyak jalan tani, masih banyak infrastruktur yang belum tersentuh sehingga saya berharap pak Nur dan Esra melanjutkannya,” ungkapnya.
Menurut Hatta, dirinya tidak pernah menjanjikan untuk mengratiskan anak-anak sekolah dari SD hingga SMA, tidak pernah menjanjikan bus sekolah namun dapat pula teralisasi. “Ada juga calon yang akan mengratiskan anak-anak kita hingga perguruan tinggi, kita dapat uang dari mana,”sindir Hatta.
Cabup Nur Husain menegaskan, dirinya maju bukan karena jabatan tetapi semata – mata untuk mengabdikan diri didaerahnya sendiri. “Jabatan Bupati hanya 10 tahun lamanya setelah itu kita kembali menjadi masyarakat seperti biasanya, saya mau menjadi Bupati untuk masuk surga,”ungkap Nur.
Ditambahkan bila dirinya tidak akan membohongi masyarakat hanya karena untuk mendapatkan simpati dan suara 9 Desember nanti. Terkait mengratiskan anak-anak hingga lulus perguruan tinggi, kata Nur harus disesuaikan dengan keuangan daerah. (alp/rif/adv/c)

Exit mobile version