MAKALE, BKM — Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-95 tahun 2015 resmi ditutup, kemarin. Upacara penutupan berlangsung di halaman kantor Bupati Tana Toraja, dengan inspektur upacara Penjabat Bupati Tator H Jufri Rahman.
Sebelumnya, TMMD berlangsung selama 21 hari di Kecamatan Rano. Penutupan dirangkai dengan penandatanganan penyerahan hasil kegiatan fisik untuk dimanfaatkan masyarakat.
Dalam sambutannya, Jufri Rahman mengatakan, salah satu tujuan pelaksanaan TMMD adalah memperbaiki sendi ekonomi masyarakat dan akselerasi pembangunan di pedesaan. Hasil TMMD di Kecamatan Rano langsung bisa dinikmati masyarakat setempat.
”TMMD memberikan manfaat ganda dan lebih luas kepada masyarakat. Selain hasilnya langsung dinikmati masyarakat, TMMD juga menjadikan daerah semakin kuat dalam mewaspadai ancaman, tantangan serta gangguan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sulsel ini.
Kegiatan non fisik yang dilaksanakan selama TMMD berlangsung, diakui Jufri, sejalan dengan program bela negara. Karena esensinya membangun ketahanan dan kekuatan negara dari ancaman pihak luar, yang memberi peningkatan kapasitas kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga keutuhan NKRI.
”Yang tak kalah pentingnya, nilai positif TMMD menjadi cerminan nyata bahwa TNI manunggal dengan rakyat. Kehadirannya mampu mensinergikan pembangunan daerah, utamanya percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakt, khususnya di wilayah perdesaan terpencil dan terisolir,” kata Jufri.
Dia berharap, kerja sama yang terlain baik antara pemerintah dan TNI selama ini, agar terus dipertahankan dari berbagai aspek pengabdian. (gus/rus/c)