MAKASSAR, BKM — Sebanyak 190 orang yang terlibat dalam pencarian, penemuan, dan evakuasi pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM yang jatuh di pegunungan Buntu Pajaja, Dusun Gamaru, Desa Ulusalu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu menerima penghargaan dari Badan SAR Nasional (Basarnas).
Penghargaan diberikan secara simbolis di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (28/10).
Sejumlah nama yang menerima penghargaan diantaranya Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Kapolda Sulsel, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar, Pangkoops AU II, Marsekal Muda TNI Dody Trisunu, dan sejumlah petinggi TNI lainnya, Kepala Daerah Luwu, warga Dusun Gamaru yang diwakili oleh Ronal, Kepala BMKG Bandara Sultan Hasanuddin Ahmad Mujahidin.
Ada yang menarik saat nama Kapolda Pudji Hartono disebut menerima penghargaan. Secara spontan, dia meminta Kapolres Luwu AKBP Adex Yudiswan yang menerima penghargaan itu.
Pasalnya, tim yang dipimpin Kapolres Luwu itulah yang pertama kali menemukan bangkai Aviastar beserta mengevakuasi penumpang yang menjadi korban pesawat jatuh itu.
Penghargaan diserahkan langsung Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo. Kepala Basarnas, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung dalam usaha pencaharian terhadap pesawat Aviastar PK-BRM yang mengalami kecelakaan dan dinyatakan hilang pada Jumat 2 Oktober lalu setelah take off dari Bandara Andi Djemma pukul 14.25, sekitar 11 menit kemudian atau pukul 14.36 Wita hilang kontak dari Menara Pemantau Bandara Andi Djemma.
Pesawat ditemukan hancur, Senin 5 Oktober karena informasi warga di kawasan pegunungan Latimojong, Luwu.
Sepuluh korban tewas, Pilot Capt Iri Afriadi, Co Pilot Yudhistira dan teknisi Soekris Winarto, tujuh penumpang, Nurul Fatimah Muhajir dua orang bayi Afif dan Raya, Lisa Falentin, Riza Arman, M Nasir, Sakhi Arqam, M Natsir
Dengan ditemukannya puing-puing pesawat Aviastar, Badan SAR Nasional sangat mengapresiasi dukungan itu baik berupa alat utama yang dimiliki sejumlah potensi SAR hingga ke personil yang diterjunkan di daerah Makassar, Sidrap, Luwu, dan Masamba. (rhm/war/c)