JENEPONTO, BKM — Pegadaian bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto menggelar acara seminar Investasi Logam Mulia dengan tema AMPUH (Aman,Mudah,Pasti Untung Haritua).
Seminar ini dibuka langsung Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dihadiri sejumlah pejabat teras serta ratusan nasabah Pegadaian di gedung Sipitangarri Bontosunggu, Senin (2/11).
Kepala Cabang Pegaadaian Jeneponto, Muh Efendi dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa pihaknya tetap menjadi perusahaan negara yang hadir mengatasi masalah tanpa masalah. Adapun target nasabah Pegadaian Jeneponto, lanjut dia, terdiri dari kalangan petani, guru, pegawai anggota TNI /Polri.
“Kami tidak hanya memberikan solusi namun bisa mengantar para nasabah menjadi jutawan,” ujarnya.
Progran investasi emas salah satunya, kata Efendi, merupakan sebuah trobosan yang dipersembahakan kepada nasdabah, dimana mereka berhak mendapatkan undian emas berhadiah.
“Ribuan orang bisa jadi jutawan mendadak. Kita bisa mendapat emas serta 24 paket umroh,” kata Efendi.
Efendi mengaku, hingga saat ini, jumlah transaksi nasabah di Pegadaian Cabang Jeneponto sudah mencapai Rp102 milar dengan jumlah nasabah mencapai 1.200 orang.
Sementara itu, Bupati Jeneponto H iksan Iskandar menyambut positif program yang digalakkan pihak Pegadaian. Menurut Iksan, investasi logam mulai juga merupaka upaya investasi hari tua.
“Ini program yang baik untuk investasi hari tua kita kelak. Syaa harap jajaran Pemkab juga bisa berinvetasi seperti pak Mulyadi yang sudah menyatakan siap investasi 1.000 gram emas” ujar Iksan.
Iksan juga menyampaikan, jika saat ini pihaknya tengah membenahi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), termasuk dalam sektor pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat serta kesehatan.
“Kalau sekarang, kita sudah mampu keluar dari penilaian IPM sektor kesehatan dan pendidikan. Kita target bisa juga keluar dari masalah pendidikan, yakni melek baca tulis,” katanya.
Menurutnya, dengan peningkatan IPM tersebut, daya beli masyarakat juga ikut naik. Untuk itu, pihaknya terus menggenjot program peningkatan perekonomian masyarakat, salah satunya dengan pinjaman modal usaha berbungan bunga rendah. (krk-ril/c)