SENGKANG, BKM — Peminat untuk menjadi calon direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau PT Wajo Energi Jaya masih minim. Hingga kemarin, baru empat orang yang sudah mengambil formulir pendaftaran.
Mereka adalah Iwan Rezal A Djamro, Andi Baso Kone, H Hariyanto dan Arizal. Iwan Rezal adalah anak salah satu dosen di Sekolah Tinggi Lamaddukelleng, Andi Baso Kone yang juga mantan direksi PT Wajo Energi Jaya. Sementara H Hariyanto pernah bekerja di sejumlah perusahaan pengelolaan gas, dan Arizal salah satu jurnalis di Kabupaten Wajo.
Kabag Perekonmian Pemkab Wajo Muh Arwes mengatakan, hingga saat ini baru empat yang mengambil formulir. Namun, belum ada yang mengembalikannya.
“Memang secara resmi belum mendaftar. Namun, dengan mengambil formulir pendaftaran itu sudah bisa dianggap berminat,” ujarnya, kemarin.
Arwes menambahkan, pendaftaran direksi BUMD ini akan dibuka sampai 17 November. Namun, pendaftaran bisa diperpanjang bila peminat kurang.
“Nanti dilihat apakah pendaftaran akan diperpanjang atau tidak. Makanya kami tunggu siapa saja yang berminat menjadi direksi untuk datang mengambil formulir di kantor Bagian Perekonomian,” jelasnya.
Ketua tim penjaringan calon direksi BUMD PT Wajo Energi Jaya Andi Sederhana, mengatakan kesempatan dibuka selebar-lebarnya bagi seluruh lapisan masyarakat baik yang professional, akademisi, maupun aktivis yang memiliki integritas, kapasitas, kompetensi dan profesionalisme untuk mengembangkan BUMD ke depan.
”Semua masyarakat berhak untuk mendaftarkan diri sebagai calon direktur BUMD PT Wajo Energi Jaya. Meski demikian, timsel akan memperhatikan ketentuan yang berlaku karena tim seleksi telah menetapkan aturan atau kriteria bagi calon direksi,” kata Andi Sederhana. (ilo/rus/c)