Site icon Berita Kota Makassar

Empat Proyek DAU Terancam Molor

BARRU, BKM — Sebanyak empat proyek yang menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2015 sebesar Rp18 miliar, terancam tak bisa dirampungkan pihak kontraktor hingga akhir Desember tahun ini.
Keempat proyek yang pekerjaannya bisa molor ini, yakni penambahan bangunan Pasar Ralla senilai Rp6 milyar lebih, kantor Dinas Pendidikan Rp7 miliar lebih, SMK Negeri 6 Rp2,4 miliar dan pembangunan gedung Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebesar Rp2,1 miliar. Itu belum termasuk proyek yang ada di kecamatan dengan sumber anggaran yang sama.
Proses pelelangan yang baru dilaksanakan Juli 2015 menjadi penyebab keterlambatan perampungan proyek ini. Salah satu proyek pembangunan yang dianggarkan melalui DAU, yakni kantor baru Dinas Pendidikan yang dikerjakan PT Karya Pembangunan Rezky, saat ini pekerjaan fisiknya diperkirakan baru mencapai sekitar 50 persen.
Hal ini diakui pengawas proyek Sofyan. Menurut Sofyan, pihaknya baru melaksanakan pekerjaan pada pertengahan September tahun ini. “Tapi kami optimis proyek yang kami kerjakan dapat dirampungkan sesuai masa kontrak yang akan berakhir 31 Desember 2015,” ujar Sofyan, kemarin.
Sofyan menjelaskan, proses pembangunan kantor Dinas Pendidikan baru bisa dimulai pertengahan September, karena proses pelelangan saja berlangsung pada Juli 2015. Sementara dalam proses pekerjaan, kontraktor melibatkan 30 orang tukang yang bekerja siang dan malam.
“Pada saat pengecoran lantai dua nanti, kita akan menambah lagi 30 tukang, sehingga jumlahnya 60 orang. Ini untuk mempercepat perampungan pembangunan proyek sesuai waktu yang ditentukan,” jelasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Barru Muhammad Rusdy yang berusaha dikonfirmasi, Selasa(3/11) tidak berhasil. Handphone miliknya dalam posisi tidak aktif. (udi/rus/b)

Exit mobile version