MALILI, BKM–Paslon nomor urut 1, Nur Husain-Esra Lamban akan menaikkan bantuan dana hibah kepada pemerintah hingga Rp500 juta untuk tiap desa.
Hal ini disampaikan, Nur Husain pada acara debat kandidat yang diselenggarakan KPU Lutim yang berlangsung digedung Simpurusiang, Kecamatan Malili, Selasa (3/11) kemarin.
Menurutnya, Pemkab sudah memberikan bantuan dana hibah kepada desa dari Rp100 juta naik menjadi Rp200 juta tahun ini. Sehingga kedepan, jika terpilih, dirinya akan kembali menaikkan bantuan tersebut dari Rp200 juta menjadi Rp300 juta dan bahkan hingga Rp500 juta.
“Kedepan bantuan dana hibah dari Rp200 juta akan kita naikkan menjadi Rp300 juta, dan kalau kondisi keuangan kita masih memadai, maka kita akan menaikkan dana hibah itu hingga Rp500 juta sesuai dengan mekanisme yang ada,”ujar Nur Husain.
Selain menambahkan dana hibah untuk desa, pasangan Esra Lamban ini juga akan membuka Balai Latihan Kerja (BLK) dan pemanfaatan Usaha Kecil Menengah (UKM) didaerah yang dijuluki Bumi Batara Guru ini. “Jika masyarakat memberikan amanah ini, kami akan membuka BLK, sehingga warga yang masih pengangguran dapat juga terakomudir dan bersaing sehingga mereka juga memiliki pengalaman dan dapat bekerja di perusahaan,”pungkas orang nomor 1 Partai Demokrat Lutim ini. (alp/rif/c)