POLEWALI, BKM — Pascakeputusan Mahkamah Agung (MA) RI yang memenangkan kubu H Djan Raridz, pada 22 Oktober 2015, disambut penuh sukacita. Seluruh pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai dari tingkatan wilayah, cabang, anak cabang, hingga ranting yang ada di seluruh Indonesia, melakukan sujud syukur.
Seperti yang dilakukan pengurus PPP Provinsi Sulbar, mulai dari pengurus wilayah hingga pengurus ranting menyambut kemenangan itu dengan menggelar sujud syukur dan zikir. Kemenangan itu adalah berkat perjuangan seluruh komponen PPP di seluruh Indonesia. Utamanya para elit PPP yang ada di pusat.
”Kita yakin kalau Allah akan memberikan yang terbaik untuk PPP. Dalam mengakhiri konflik partai, saat ini telah terjawab lewat keputusan MA,” ungkap Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP, Burhanuddin Haruna MM, kepada BKM di Polewali beberapa hari lalu.
Lanjut Burhanuddin Haruna, mengatakan, kemenangan PPP di kubu Djan Faridz merupakan kemenangan seluruh kader PPP yang saat ini dipimpin Ketua Umum PPP, Djan Faridz yang tetap solid sampai ke bawah. ”PPP Sulawesi Barat tetap terbuka kepada teman-teman yang ingin bersama-sama membesarkan PPP di Sulbar. Konflik PPP saat ini telah berakhir pascaturunnya putusan MA bahwa kita mau di Sulbar ini PPP tetap utuh. Perbedaan persepsi selama ini kan kita jadikan parameter. Bukan dijadikan ajang pembenaran keabsahan. Sebab yang menentukan keabsahan telah diuji lewat lembaga peradilan MA. Dan telah terjawab. Olehnya itu, dengan tidak mengurangi rasa hormat, PPP Sulbar kita kawal bersama dengan mengedepankan azas kekeluargaan,” katanya. (dar/mir/c)