Site icon Berita Kota Makassar

SYL Optimis Pengesahan APBD Pokok Tepat Waktu

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengaku optimis jika pembahasan hingga pengesahan APBD Pokok 2016 tepat waktu.
Hal itu ditegaskan Syahrul usai menggelar rapat atau breefing bersama seluruh SKPD di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (4/11).
Gubernur dua periode ini menambahkan, saat ini, proses yang sedang berjalan adalah ekspose APBD Pokok oleh Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif ke Gubernur Sulsel.
“Tahapan pembahasan APBD Pokok 2016 terus berproses. Kami tidak mau menciderai prestasi WTP dengan keterlambatan pengesahan,” tegas Syahrul.
Dia melanjutkan, tahun depan, yang akan menjadi perhatian dan fokus utama Pemprov Sulsel adalah
optimalisasi potensi maritim dan kehutanan untuk menggenjot akselerasi pertumbuhan ekonomi.
Dia menekankan, sisa waktu yang tidak cukup dua bulan ini akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk menggenjot pembahasan APBD pokok 2016 agar tidak molor dari batas waktu yang ditentukan.
Selain itu, Syahrul berupaya menggenjot realisasi anggaran di penghujung tahun 2015 ini.
Syahrul mengatakan, briefing tersebut rutin dilakukan pada akhir tahun anggaran. Pasalnya, di akhir tahun seluruh program dan kegiatan, proyek, keuangan, dan administrasi tidak boleh bersoal.
“?Pertanggungjawabannya harus sesuai. Karena itu, Kepala SKPD harus mengontrol langsung, seperti apa di lapangan dan seperti apa administrasinya,” kata Syahrul.
Ia mengungkapkan, Pemprov Sulsel berhasil meraih lima kali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk menjaga agar tidak turun, maka harus dilakukan kerja tim secara terpadu.
“Semua arahnya jangan banyak yang tertutup, normatif, lebih natural dalam melakukan kebijakan. Jangan ada sembunyi-sembunyi dan harus bisa dipertanggungjawabkan ke publik,” ujarnya.
Menurutnya, tidak ada yang bisa jalan tanpa didukung oleh unit kerja lainnya. Koordinasi dengan bupati dan walikota juga harus berjalan dan terintegrasi.
“?Sejauh ini, kita masih on the track. Semua SKPD harus digenjot lebih, tidak ada yang boleh merasa aman dan semua harus kerja keras,” imbaunya. (rhm/war/c)

Exit mobile version