Site icon Berita Kota Makassar

100 Warga Sulbar Belajar di Masamba

Aladin S Mengga

MAMUJU, BKM — Sebanyak 100 orang warga Sulbar mengikuti pelatihan di Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna (LPTTG) Masyarakat Lokal Indonesia (Malindo) di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulsel. Pelepasan peserta ini dilakukan Wakil Gubernur Sulbar, Aladin S Mengga di ruang pola kantor gubernur Sulbar, Senin (2/11).
Mereka yang diberangkatkan merupakan perwakilan dari Tim Penggerak PKK, perwakilan dharma wanita, dan pelaku industri. Wagub Sulbar, Aladin S Mengga, mengatakan, mereka yang diikutkan dalam pelatihan ini hendaknya dapat mengikutinya dengan baik. Sehingga mereka mendapatkan ilmu yang baik. Dan setelah kembali, mereka mampu menerapkan hasilnya di Sulbar.
”Kita harapkan mereka yang diberangkatkan kali ini untuk mengikuti pelatihan industri di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, nantinya mereka dapat juga menerapkannya di Sulbar untuk bisa menjadi agro industri melalui pengembangan produk unggulan daerah,” kata Aladin.
Ditambahkan, sektor industri telah menunjukkan peranan sangat penting dan strategis bagi perekonomian nasional. Baik dalam hal peningkatan nilai tambah maupun dalam upaya memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat luas. Oleh karena itu, pemanfaatan sumber daya alam masih memerlukan perhatian yang cukup besar untuk memperoleh hasil optimal bagi pertumbuhan ekonomi Sulbar yang dimasa akan datang dapat lebih berkembang dengan baik.
”Semua harus bekerja keras. Sebab masih banyak permasalahan di sektor industri yang segera diselesaikan oleh kita bersama. Seperti kecenderungan penurunan daya saing industri di pasar dalam negeri maupun luar negeri, kurang kuatnya keterlibatan industri hulu dan hilir, dan masih tinginya ketergantungan pada produk impor. Di samping itu, masalah biaya ekonomi yang masih relatif tinggi serta belum memadainya layanan birokrasi,” sebut Aladin S Mengga.
Ia juga menyampaikan, agenda pembangunan yang dirancang dalam rencana kerja Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Sulbar akan tetap berfokus pada upaya mewujudkan Indonesia yang aman dan damai, menciptakan Indonesia yang adil dan demokratis, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Sulbar, Suarnati, menyampaikan, pemberangkatan peserta untuk mengikuti pelatihan ke Masamba dibagi dalam dua angkatan. Mereka didominasi perempuan. Anggaran yang dialokasikan kurang lebih Rp1 miliar. ”Kegiatan ini nantinya akan dilakukan monitoring. Sehingga tujuan dari pelatihan ini bisa tepat sasaran dan efektif sesuai tujuan awal program ini, yakni meningkatkan kesempatan kerja untuk menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Suarnati. (ala/mir/c)

Exit mobile version