RANTEPAO, BKM–Tingginya tensi politik jelang Pemilukada Tana Toraja membuat pihak Pastoral Badan Pekerja Sinode (BPS) Toraja mengeluarkan pesan kepada seluruh Gereja di Tana Toraja maupun Toraja Utara.
Sesuai surat Nomor 2442/GT.5.G.2/X/2015, tertanggal 9 Oktober yang ditandatangai Ketua Umum BPS Pdt Musa Salusu, dan Sekretaris Umum Pdt Suleman Allo Linggi, ditegaskan para pendeta tidak diperkenankan terlibat sebagai juru kampanye salah satu pasangan calon (paslon).
Selain itu, pastoral BPS juga meminta semua pihak untuk menghormati perbedaan pilihan dan dukungan, dan tolak politik uang, serta kedepankan pendidikan politik bermartabat, maupun menolak dengan tegas isu sara. “Siapapun terpilih kelak tetap kedepankan kepentingan umum seperti berantas angka kemiskinan, tidak menghalalkan segala cara mencapai tujuan yang merusak persekutuan,”ujar Pdt Musa Salusu, Kamis (5/11).
Kepada jajaran KPU dan Panwaslu, Pastoral juga berharap terjaganya independensi diutamakan tanpa berpihak kepada siapun agar Pemilukada berjalan lancar, damai dan aman sesuai harapan.
Agar proses politik berjalan damai, aman dan lancar, petugas kepolisian maupun TNI menjaga keamanan menjalankan tugasnya sesuai fungsi dan menindak yang anarkis. (gus/rif/c)
Pastoral BPS Toraja Tolak Politik Uang dan Isu Sara

Pastoral BPS Toraja Tolak Politik Uang dan Isu Sara