Site icon Berita Kota Makassar

WO tak Mempan, Pembahasan RAPBD-P Dilanjutkan

BARRU, BKM — Aksi walk out (WO) yang dilakukan dua anggota DPRD Barru dalam rapat paripurna pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2015 dan anggaran parsial, Rabu (4/11), sepertinya tidak banyak berpengaruh.
Memang, pada hari itu rapat dihentikan akibat aksi WO dan banyaknya interupsi anggota dewan. Tapi tidak demikian yang terjadi, Kamis (5/11). Lobi-lobi yang dilakukan diantara anggota fraksi mampu mengalahkan sikap ngotot legislator yang menolak membahas RAPBD-P 2015 jika tetap digabung dengan anggaran parsial. Para wakil rakyat kemudian mempertontonkan kebersamaannya dalam membahas RAPBD-P bersama anggaran parsial.
Ketua Fraksi Demokrat Andi Haeruddin yang dikonfirmasi kemarin di ruang kerjanya, membantah kalau langkah untuk melanjutkan pembahasan merupakan hasil lobi.
”Tidak ada yang seperti itu. Kita hanya kumpul-kumpul dengan teman-teman anggota dewan, lalu berdiskusi untuk mencari jalan terbaik pembahasan APBD-P dengan anggaran parsial. Dari pertemuan informal itu disepakati untuk kembali membahas apa yang sempat tertunda sehari sebelumnya,” jelas Andi Haeruddin.
Langkah untuk melakukan pembahasan, diakuinya, merupakan jalan terbaik guna menilai seperti apa yang menjadi subtansi dari APBD-P dengan anggaran parsial.
Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Barru periode 2009-2014 ini, sidang tingkat dua nantinya akan menjadi ajang para anggota dewan untuk menilai, apakah menerima atau menolak anggaran parsial.
”Jadi jalan terbaik adalah harus membahas dulu kemudian menentukan sikap. Jika sampai APBD-P dengan parsial tidak dibahas kemudian terjadi deadlock, tentu secara kelembagaan, DPRD akan dinilai kurang bagus oleh masyarakat,” imbuhnya.
Terpisah, anggota DPRD Barru dari Fraksi PPP H Sirua Mustafa menginformasikan, bahwa pada awal agenda pembahasan yang diwarnai sikap walk out, bukan hanya dirinya dengan Darmaedi dari Fraksi gabungan Partai Golkar-Hanura yang melakukan.
”Anggota dewan yang melakukan walk out bertambah. Karena Fraksi Nasdem juga mengambil sikap sama dengan kami. Sayang, langkah Fraksi Nasdem kemarin luput dari perhatian wartawan,” jelas H Sirua. (udi/rus/b)

Exit mobile version