Site icon Berita Kota Makassar

Belasan Ruas Jalan Dibeton

MAKASSAR, BKM– Proyek betonisasi sejumlah ruas jalan di Kota Makassar akan terus berlanjut. Betonisasi dilakukan tidak hanya di ruas jalan utama, tetapi juga di lokasi perumahan warga.
Data di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar menyebutkan, terdapat belasan jalan yang akan dibeton termasuk proyek betonisasinya dilanjutkan meliputi, Jalan Manunggal 22, Jalan Adipura, Jalan AMD Antang, Jalan poros BTP, Jalan Sudiang, Jalan Satando, Jalan Irian, Jalan Abdullah dg Sirua, Jalan Batua Raya, Jalan Boulevard, Jalan Dg Tata, Jalan Mallengkeri, Jalan Pannampu, Jalan Tinumbu serta Jalan Tentara Pelajar.
“Akhir tahun ini tetap akan kami tingkatkan sejumlah ruas jalan yang tadinya aspal menjadi beton. Betonisasi jalan dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan struktur base ruas jalan hingga memiliki tingkat kepadatan lebih tinggi,” kata Kepala Seksi Bangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU Kota Makassar, M Darlis, Rabu (11/11).
Menurut Darlis, jalan-jalan yang dibeton adalah yang saat ini berada dalam kondisi rusak, baik yang hanya sekadar bergelombang maupun sudah dalam tahap berlubang. Kerusakan disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari terlalu sering menahan beban kendaraan berat hingga karena tergenang banjir.
“Belasan ruas jalan kita beton tahun 2016 mendatang. Pengerjaan beton itu akan dibiayai dari APBD Pokok 2016. Nilai anggaran yang disediakan sekitar Rp62 milliar. Sementara pada APBD Perubahan tidak ada alokasi anggaran pengerjaan jalan beton,” jelas Darlis.
Selain jalan beton, ungkap Darlis, sejumlah jalan juga tetap menggunakan material aspal meliputi Jalan Lanto dg Pasewang, Jalan Rusa, Jalan Bulukunyi, Jalan Latimojong, Jalan Cumi-cumi, Jalan Andi Makkasau serta Jalan Mappanyukki, Jalan Lure, Jalan Tamrin serta Jalan Ujung Pandang.
Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Kota Makassar, Tadjuddin Beddu, juga menegaskan, pada pengerjaan jalan beton ke depan akan didukung dengan papan imbauan yang disediakan kontraktor.
“Itu sebagai tanda agar masyarakat bisa menghindari jalan yang dikerja. Kami harap masyarakat atau pengendara memahami kondisi saat pengerjaan jalan,”katanya. (ucu/war/c)

Exit mobile version