Site icon Berita Kota Makassar

Aksi Pengrusakan Mobil di Todopuli Marak

MAKASSAR,BKM — Andi Sutra Rimba (29), salah seorang pegawai negeri sipil (PNS) beralamat di Toddopuli VII, Nomor 37 mendatangi kantor Mapolsek Manggala. Sutra melaporkan aksi pengrusakan mobil miliknya, yang dilakukan orang tak dikenal saat parkir di depan rumahnya, Sabtu (14/11) dinihari.
Dari laporan yang diterima pihak kepolisan, korban Andi Sutra Rimba mengaku kalau aksi pelamparan terjadi saat dia bersama istrinya tengah beristirahat, sekira pukul 03.00 Wita.
Korban terbangun karena kaget mendengar suara bunyi keras dari arah depan rumahnya. Karena curiga, korban kemudian mengecek situasi di depan rumahnya.
Korban kaget karena melihat mobil miliknya, jenis Hyundai warna putih, DD 112 RI, sudah dalam kondisi rusak parah. Kaca depan hancur, lampu stop sebelah kiri pecah, body bagian atas serta body depan tergores.
“Saya kaget karena dengan suara keras dari arah luar rumah. Saya kemudian keluar ke depan dan mengecek kondisi mobil. Ternyata benar, mobil saya sudah hancur,” ungkap Sutra.
Sutra juga mengaku, sebelum keluar ke depan rumah, dia sempat mengintip dari jendela dan melihat seorang pengendara sepeda motor menancap gas. Selain menemukan kondisi mobil yang hancur, Sutra juga menemukan sejumlah batu yang diduga digunakan pelaku untuk menghancurkan mobilnya.
“Saya sempat ngintip dari jendela ada orang naik motor tancap gas setelah bunyi keras itu terdengar. Saya temukan banyak batu di sekitar mobil saya,” beber Sutra.
Sutra mengaku, peristiwa pengrusakan kendaraan bukan kali pertama terjadi di Jalan Todopuli. Beberapa kendaraan milik tetangganya juga sebelumnya mengalami nasib yang sama. Akibat pengrusakan ini, Sutra mengaku mengalami kerugian sampai Rp12 juta.
“Aksi ini sudah berkali-kali dan sangat meresahkan. Makanya kami minta polisi mengusut pelakunya siapa,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Manggala, Kompol Akbar Setiawan mengaku masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Akbar berjanji akan mengusut motif pengrusakan kendaraan warga yang belakangan marak terjadi di Jalan Todopuli. (ish-ril/c)

Exit mobile version