Site icon Berita Kota Makassar

Kecewa Kinerja KPU dan Panwas

Kecewa Kinerja KPU dan Panwas

Kecewa Kinerja KPU dan Panwas

MAKALE, BKM–Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwas Tana Toraja terus menuai protes karena banyaknya pelanggaran dilakukan pasangan calon (paslon), namun belum ada penindakan, bahkan terkesan dibiarkan seperti yang terjadi di kabupaten Tana Toraja, Gowa Selayar dan Bulukumba.
Gowa dan Toraja terus mendapat sorotan terkait kinerja kedua kembaga penyelenggara tersebut.
Panwas Gowa bahkan menegaskan bila apa yang dilakukan pejabat dan PNS saat berada di Pulau Bali, Jawa maupun berekreasi di Bira dan Tanjung bayang Makassar sama sekali bukan sebuah pelanggaran.
“Belum ada indikasi pelanggaran dalam pertemuan antara pejabat dengan mantan bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo beberapa waktu lalu,”ujar Ketua panwas Gowa, M Tasrif, Minggu (15/11).
Di Toraja puluhan warga yang tergabung dalam Front Rakyat Bersatu Pilkada Damai dan Jujur Tana Toraja telah menggelar aksi demo di kantor KPU dan Panwas Jl Tongkonan Ada` Makale.
Dalam aksi tersebut, warga mengungkapkan adanya pelanggaran seperti bagi-bagi air bersih, pengobatan gratis, pejabat gunakan mobil dinas ikut berkampanye, dan mobilisasi PNS dalam kegiatan sosialisasi. “Semua ini jelas-jelas bertentangan dengan Peraturan KPU nomor 7 tahun 2015 tentang kampanye dan UU nomor 8 tahun 2015,”ujar Jens Batara Marewa usai menyampaikan orasinya.
Menurutnya, terjadinya pembiaran pelanggaran Panwaslu, kata Jens Batara, berpotensi memicu kekacauan jelang Pemilukada, sebab penyelenggara dan pengawas terindikasi sudah tidak netral.
“Kami terus kumpulkan bukti dan melaporkan ke Bawaslu Provinsi dan DKPP,”kata Jens Batara.
Koordinator aksi, Suwandi Sipi, menegaskan bila KPU dan Panwas jangan cuci tangan, sebab masyarakat menginginkan Pemilukada jujur dan damai.
Ketua KPU Toraja, Rizal Randa, mengaku terbuka atas aksi kritik tersebut. Bahkan Rizal mengajak warga untuk melapor jika menemukan sebuah pelanggaran. (gus/rif/c)

Exit mobile version