Site icon Berita Kota Makassar

Tim Buser Bekuk Dua Pelaku Keributan

PAREPARE, BKM — Tim Buru Sergap (Buser) Polres Parepare berhasil menangkap dua pelaku keributan yang sering beraksi di kota ini. Asri dan Ibrahim dibekuk polisi karena terlibat kericuhan di Jalan Jenderal Sudirman, Panroko Bawah, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Minggu dinihari (15/11) pukul 01.00 Wita.
Kedua pelaku ditangkap karena memalak mobil bus antarprovinsi, serta merusak kendaraan warga. Termasuk melempari rumah warga. Tak terima perlakuan itu, warga kemudian melapor ke polisi.
Sebenarnya, saat beraksi ada delapan orang pelaku. Ketika polisi datang, enam diantaranya berhasil melarikan diri. Dua orang yang tertangkap diciduk di dua lokasi berbeda. Keduanya nyaris dihakimi massa.
Salah seorang diantara pelaku ini mencoba lari dari tangan polisi. Beruntung, warga cepat menangkapnya hingga tak bisa berkutik. Bahkan saat tiba di mapolres, dia kembali berusaha untuk kabur, namun berhasil dicegah.
Nani, salah seorang korban begal, mengaku motornya dirusak oleh kedua pelaku. ”Keduanya pelaku pengrusakan kendaraan saya dan melempar rumah warga,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Jamal, warga Panroko Bawah. menurutnya, pelaku beraksi usai minum minuman keras di Lorong Sakura (samping kuburan) Massenrempulu. ”Mereka sangat meresahkan kami,” katanya.
Tim Buser yang menerima laporan, langsung datang ke lokasi. Bahkan dua kapolsek turun tangan, masing-masing Kapolsek Ujung dan Kapolsek Soreang, serta Kasat Sabhara.
”Tindakan mereka sudah sangat meresahkan masyarakat. Untuk itu kami turun ke lokasi agat tidak timbul masalah yang lebih besar,” kata Kapolsek Soreang Muhabar didamping Kapolsek Ujung Aris, serta Kasat Sabhara Ibrahim Badawi.
Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Nugraha Pamungkas, menegaskan kedua pelaku sudah ditahan. Polisi masih terus mengembangkan siapa-siapa saja rekan mereka yang terlibat.
”Kami amankan keduanya untuk proses selanjutnya,” ujarnya.
Selain aksi begal, pada waktu yang hampir bersamaan, terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Jalan Pancamarga. Kejadian ini menewaskan Fachrul Ramadan alias Anjas. Motor bersama korban masuk di bawah kolong mobil.
Pantauan BKM di TKP, motor Yamaha Mio yang dikendarai korban bernomor polisi DP 2098 AI terseret hingga masuk ke bawah bus Mercedez Bens Bintang DD 7667 MA. Mobil yang dikemudikan Nurdin ini melaju dari arah selatan ke utara di Jalan
Pancamarga, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.
Nurdin tidak bisa menghindari motor yang dikendarai korban, karean sangat melaju berusaha mencuri jalan dari arah lawan. Korban mengalami patah tulang dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Sumantri.
Nurdin kemudian menyerahkan diri ke Mapolres Parepare, untuk mengamankan dirinya.”Kami amankan sapir agar tidak terjadi hal-hal diinginkan oleh keluarga korban,” ujar Kasat Lantas Aiptu Bagas K. (smr/rsu/b)

Exit mobile version