Site icon Berita Kota Makassar

JSN: WattunnaMI Libas AdnanKio dan PastikanMi

BKM/Ist ketfoto: MASUK PASAR--Paslon HA Maddusila A Idjo-Wahyu Permana Kaharuddin (WattunnaMI) berkunjung di sebuah pasar yang ada di kecamatan Bajeng, akhir pekan lalu

BKM/Ist ketfoto: MASUK PASAR--Paslon HA Maddusila A Idjo-Wahyu Permana Kaharuddin (WattunnaMI) berkunjung di sebuah pasar yang ada di kecamatan Bajeng, akhir pekan lalu

GOWA, BKM–Setelah mengabaikan hasil survei yang dirilis Jaringan Suara Indonesia (JSI) dan Lingkaran Suvei Indonesia ( LSI ) beberapa waktu lalu, pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gowa HA Maddusila Idjo-Wahyu Permana Kaharuddin, (WattunnaMI) kembali mengabaikan hasil survei Jurnal Survei Nasional (JSN). Alasannya, meski diunggulkan, WattunnaMI yakin elektabilitas berdasarkan hasil survei internalnya jauh lebih tinggi.
Seperti dilansir sejumlah media, berdasarkan hasil survei JSN, WattunnaMI unggul di 11 kecamatan dengan elektabilitas 43,33 persen. Melibas paslon Adnan Purichta IYL-Abd Rauf Malagani Kr Kio (AdnanKio) 22,58 persen dan Tenri Olle YL-Hairil Muin (PastikanMi) 19,29 persen.
Selanjutnya, disusul Syahrir Syafruddin-Anwar Usman 3,57 persen dan Djamaluddin Maknun-Maskur dengan angka 1,67 persen.
Maddusila yang dimintai tanggapannya seputar hasil survei JSN yang mengunggulkan WattunnaMI, Senin (16/11) kemarin, usai kampanye di Kecamatan Parangloe hanya tersenyum. Ia lalu mengatakan, sejak bertarung 10 tahun lalu, pihaknya tak pernah terpengaruh dengan hasil survei. “Kalau ada lembaga survei, terlebih yang mendampingi calon tertentu, merilis hasil survei kami lebih rendah itu hal yang biasa. Sebaliknya, kalau ada lembaga survei yang mengunggulkan kami, ya, terima kasih,” ucapnya sambil tertawa.
Maddusila menambahkan sejak awal pihaknya selalu melibatkan tim khusus untuk melakukan survei internal. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pihaknya selalu meraih suara sesuai hasil survei internalnya dan jauh lebih besar dibanding hasil survei eksternal.
Pada Pemilukada 2010, hasil survei salah satu lembaga di Makassar, Maddusila diprediksi hanya meraih 12 persen. “Namun, hasil perhitungan KPU Gowa mencapai 42,7 persen.
Terpisah, Master Campaign WattunnaMI, Muhammad Arkam, mengharapkan kepada masyarakat, khususnya tim, relawan dan para pendukung untuk menyatukan hati dan pikiran dalam memenangkan WattunnaMI. “Sekarang tinggal bagaimana konsentrasi untuk meraih kemenangan yang ada di depan mata,” tuturnya.
Pada Pemilukada 2010, lanjutnya, struktur tim pemenangan HA Maddusila sangat jauh dari sebuah tim yang profesional. Relawan dan pendukung berjalan hanya dengan semangat tanpa struktur dan infrastruktur yang memadai. Arkam mengaku sudah berpengalaman menangani dugaan kecurangan, baik di Pemilukada, Pileg dan Pilpres (rif/her)

*

Exit mobile version