MAKALE, BKM–Situasi politik yang semakin memanas jelang Pemilukada Tana Toraja mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Toraja, Welem Sambolangi. Untuk itu, Welem meminta semua eleman masyarakat agar hendaknya menahan diri dan menghargai beda pilihan dan dukungan.
“Pesta demokrasi hanyalah sasaran mencapai tujuan, makanya menjunjung tinggi Pilkada damai dan bermartabat di Tana Toraja, tiga pasangan calon yang berkampanye dan bersosialisasi hendaknya mengedepankan pendidikan dan pencerdasan politik,”ujar Welem, Senin (16/11).
Menurut Welem yang juga ketua DPD II Golkar Toraja menegaskan bahwa Pemilukada tidak boleh menakutkan, kejadian huru-hara 5 tahun tahun silam harus dijadikan contoh betapa menyusahkan masyarakat Toraja jika rusuh. “Untuk itu, tiga unsur pimpinan DPRD Toraja menghimbau dan meminta masyarakat tidak usah panik dengan situasi politik,”jelas Welem.
Menurutnya, pilihan boleh beda, tapi hati sejuk, dan semua itu terwujud apabila masing-masing personal memahami tugas dan fungsinya masing-masing.
Tokoh adat dan agama, jangan melibatkan diri dalam politik, PNS netral dan fokus dengan tugasnya, masyarakat jangan dininabobokkan dengan politik uang, dan mengantar politik damai, jujur dan adil.
Tiga paslon yang bertarung yakni Zadrak-Ch Jeane Tandirerung, Nico-Viktor dan Theofilus Allorerung-Yohanis Lintin Paembongan. (gus/rif/c)