Site icon Berita Kota Makassar

Dewan Sayangkan Camat Keluar Kota

MAKASSAR, BKM–Sejumlah camat termasuk Camat Panakukang, Imran Mansyur ramai-ramai mengikuti acara jalan-jalan ke Pulau Dewata, Bali. Kegiatan mereka dikecam anggota DPRD Makassar. “Tak sepatutnya para camat meninggalkan tugas intinya, yaitu melayani masyarakat. Apalagi, banyak sorotan kalau kinerja camat belum maksimal,” kata Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan dan Hukum, DPRD Makassar, Wahab Tahir.
Di ruang kerjanya, Rabu (18/11), mantan aktivis mahasiswa era 90-an ini menambahkan, seharusnya para camat lebih intens mensukseskan program kerja wali kota seperti penanganan banjir di musim penghujan ini, daripada harus plesiran dengan membuang-buang anggaran,” ungkapnya.
Selain itu, anggota DPRD Kota Makassar, Busranuddin Baso Tika juga menyayangkan adanya camat memboyong staf camat ikut plesiran.“Saya bingung sikap yang dipertontonkan pihak eksekutif. Dimana masyarakat membutuhkan perhatian eksekutif dengan program pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan malah pergi jalan-jalan. Kami akan minta laporan mereka,” ujar Ketua PPP Kota Makassar ini.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Makassar, Amar Bustanul juga menyayangkan sikap sejumlah camat yang lebih mementingkan plesiran daripada memperbaiki laporan keuangan yang dimintai oleh dewan.
“Sampai saat ini kita masih menunggu laporan keuangan camat yang belum beres. Tapi mengapa mereka lebih memilih jalan-jalan ke Bali,” ucapnya.
Menyikapi sorotan dewan, Sekretaris Kecamatan Panakkukang, Ruly menjelaskan, keberangkatan mereka hanya sekadar bersantai atau refresing saja.
“Kami berangkat Selasa pagi, pulang Kamis, Jum’at baru masuk kantor. Ini dalam rangka jalan jalan saja. Kami juga sudah minta izin ke pak wali kota. Jadi urusan kecamatan diambilalih pejabat sementara yang golongannya sama dengan pak Camat,” ujar Ruly.
Terpisah, Kepala Kecamatan Makassar, Muh Thahir Rasyid mengaku belum keluar kota. Adapun agenda ke Bandung hanya diwakili oleh sekcam pekan depan bersama 14 lurah dikarenakan pencapaian PBB 100 persen.
Hal senada dikatakan, Kepala Kecamatan Ujung Tanah, Andi Unru. Menurutnya, memang ada kegiatan plesiran pekan depan.”Pekan depan memang ada agenda plesiran karena pencapaian PBB kami 100 persen. Kita berangkat bersama pak sekda, serta lurah yang mencapai target PBB-nya,” ujar Andi Unru.
Sedangkan Kepala Kecamatan Mamajang, Fadly Wellang tidak ikut terlibat dalam keberangkatan sejumlah camat. Alasannya, karena pencapaian pajak PBB-nya tidak tercapai 100 persen.”Kami tidak punya agenda keluar kota. Kalau pekan depan ada, hanya camat yang capaian PBBnya 100 persen,” ungkap Fadly.
Nasib yang sama dialami, Kecamatan Mariso, kecamatan Tamalate, kecamatan Biringkanaya, kecamatan Bontoala, kecamatan Tamalanrea, yang tidak ikut serta keluar kota.
Menyikapi keberangkatan sejumlah camat, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal menyatakan, Pemerintah Kota Makassar telah menyetujui atau memberikan izin ke beberapa camat yakni camat Panakkukang dan camat Tallo untuk mengikuti studi banding yang sudah mereka programkan sebagai tugas untuk merumuskan inovasi daerah.
“Memang tujuannya camat berkunjung ke luar kota harus sesuai dengan karakter lokal daerah dan potensi masing masing,” ucapnya.
Namun ia berharap, pelayanan di kantor kecamatan tetap dapat di optimalkan atau tidak terbengkalai sesuai apa yang diharapkan.
“Kalau kepala seksinya stand by semuaji, pasti tidak terbengkalaiji pelayanan di kantor camat itu,” tukasnya. (arf-jun/war/c)

Exit mobile version