MAKASSAR,BKM– Sekitar 1.000 penggemar ayam kontes dari berbagai daerah di Indonesia akan meramaikan Turnamen Ayam Kontes Nusantara, di Ballroom, Gedung Celebes Convention Centre, Minggu (22/11).
Kontes Ayam Jago tersebut masih dalam rangkaian HUT Kota Makassar ke 408. Peserta kontes berasal dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara, mereka akan memperebutkan piala Wali Kota Cup.
Asisten II Pemkot Makassar, Irwan Adnan menjelaskan, banyak yang menilai kegiatan ini sarat dengan hal-hal negatif seperti arena perjudian, penyiksaan binatang, dan lain-lain.
“Kami lakukan sistem safety, yakni menggunakan pembungkus jalu (Taji), jadi aman. Tidak seperti sabung ayam yang menggunakan pisau, sekali bertanding langsung mati, ini jauh dari yang namanya menyiksa binatang,” kata Irwan juga pengurus Persatuan Penghoby Ayam Kontes Nusantara (PPAKN) Sulsel, Kamis (10/11).
Irwan menambahkan, kontes tersebut, merupakan pertandingan ayam profesional yang sangat aman dan memberlakukan tiga ronde pertandingan dan diawasi oleh wasit.
Sementara itu, pengurus PPAKN lainnya, Zico juga menerangkan, tujuan dari kegiatan yang telah dilakukan ke empat kalinya ini untuk merangkul para pengadu ayam untuk jauh dari yang namanya perjudian.
“Istilah begini, mereka itu sebenarnya suka adu seberapa jago ayamnya, cuma karena hobynya tidak tersalurkan, makanya mereka sembunyi-sembunyi mi tanding terus larinya ke perjudian. Nah, ini mi yang mesti di luruskan ke arah yang positif,” tambahnya.
Sementara Ketua PPAKN Aan Konery menerangkan, PPAKN sebagai lembaga yang menaungi kontes ayam ini telah dilegalkan pemerintah, melalui Surat Keputusan Menteri Badan Hukum dan Hak Asasi Manusia, NOMOR AHU-00792.60.10.2014.
“Sebenarnya kita sudah kantongi legalitas dari Kemenkumham (Kementrian Hukum dan HAM), dan untuk hari H-nya nanti kita sudah di dampingi pihak kepolisian untuk kontrol jalan kegiatan, khawatirnya nanti ada unsur perjudian saat bertanding, itu langsung di tangkap saja biar permudah juga tugasnya mereka,” tegasnya.(ish/war/c)